Seorang siswi SMA kelas 10 tewas setelah tertabrak Commuter Line di perlintasan Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, pada Senin (10/8) sekitar pukul 16.45 WIB. Polisi masih menyelidiki penyebab kejadian tersebut.
Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo membenarkan peristiwa itu. Jenazah korban telah dibawa ke RSUD untuk proses lebih lanjut. Pihak kepolisian masih melakukan identifikasi dan pemeriksaan di lokasi kejadian.
"Belum bisa diketahui dulu ya, kita lagi mengecek. Dan baru datang, jasad baru, baru dibawa ke rumah sakit ke RSUD ya," kata Boy saat dikonfirmasi, Senin (10/8).
Boy mengatakan, polisi belum dapat memastikan apakah korban sengaja berada di jalur kereta atau kejadian tersebut disebabkan faktor lain. Kesimpulan akan diambil setelah proses penyelidikan rampung.
"Lagi dalam proses ya. Nanti kalau sudah ada identifikasi, pengecekan, penyelidikan, saksi-saksi dan sebagainya baru kita bisa menyimpulkan apa ini," ujarnya.
Menurut Boy, polisi masih mengecek tempat kejadian perkara dan identitas korban. Pihak keluarga juga telah berada di lokasi.
"Ya, identifikasi, identitas, lagi ngecek TKP segala macem juga, tadi kalau nggak salah mayat sudah dibawa ke RSUD. Ada juga pihak keluarga," ujar Boy.
Sementara itu, KAI menyampaikan bahwa rute Rangkasbitung sempat terganggu akibat insiden tersebut. Beruntung saat ini perjalanan KRL sudah kembali normal.
"Mohon maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line lintas Rangkasbitung, sehubungan adanya salah seorang yang menemper KA 1742D Tanah Abang Parung Panjang di Stasiun Jurangmangu. Saat ini penemper sudah dievakuasi, dan perjalanan Commuter Line bisa kembali melintas di lokasi," ujar keterangan resmi KAI Commuter di akun resmi X.
Artikel Terkait
Pemkot Tangsel Gencarkan Edukasi Kesehatan Ibu Hamil demi Generasi Berkualitas
Sejumlah Wilayah Jakarta dan Tangsel Mati Listrik, Warga Terdampak
Polisi Tangkap Tiga Pelaku Ganjal ATM di Tangsel, Sempat Dikejar Warga
Tiga Pelaku Ganjal ATM di RS Buah Hati Ditangkap, Bawa Senjata Tajam