Kasus cekcok yang berujung dugaan pemukulan yang melibatkan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Barat (Sumbar), Kombes Teddy Fanani, akhirnya berakhir damai. Teddy telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada korban, Bill Irzano, pada Minggu (9/8) malam. Pertemuan yang juga dihadiri oleh orang tua Bill itu berlangsung penuh kekeluargaan, bahkan Teddy sempat memeluk Bill.
Susi Suzzana, ibu Bill, mengungkapkan bahwa permintaan maaf yang disampaikan secara langsung menjadi pertimbangan utama keluarga untuk menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. "Beliau meminta maaf dan mengakui kesalahan. Kami sebagai orang tua akhirnya memilih memaafkan," katanya.
Lebih lanjut, Susi menegaskan bahwa pihak keluarga tidak menuntut kompensasi apa pun dalam penyelesaian kasus ini. Ia juga membantah anggapan bahwa laporan yang dibuat sebelumnya bertujuan untuk memperoleh keuntungan. "Demi Allah, saya tidak ada tujuan meminta kompensasi sedikit pun. Kacamata anak saya yang patah juga saya belikan kembali," ujarnya.
Sebelumnya, Bill melaporkan kasus ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan mengajukan pengaduan ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumbar. Namun, dengan adanya kesepakatan damai, Susi menyatakan bahwa laporan tersebut akan dicabut pada Senin (10/8). "Laporan ke Polda, baik ke Propam maupun SPKT, besok kami cabut," ungkapnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya membenarkan bahwa persoalan ini telah diselesaikan secara damai sesuai kesepakatan kedua belah pihak. "Alhamdulillah, kedua belah pihak telah dipertemukan dalam suasana yang baik dan penuh kekeluargaan. Dengan adanya niat baik dan ketulusan, persoalan yang terjadi akhirnya dapat diselesaikan secara damai," ujarnya.
"Yang terpenting, kedua belah pihak telah saling memaafkan dan sepakat menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. Kesepakatan damai tersebut juga telah dituangkan dalam surat pernyataan," sambungnya.
Sebelumnya, Kapolda Sumbar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy memberikan perhatian khusus pada kasus ini setelah video cekcok tersebut viral di media sosial. Dalam unggahan di akun Instagram korban, @bill_irzano, Bill mengaku dipukul hingga kacamatanya patah. Cekcok ini diduga dipicu oleh saling salip kendaraan di jalanan.
Artikel Terkait
Kapolda Sumbar Perintahkan Propam Usut Cekcok Dirreskrimum dengan Pengendara
Dirreskrimum Polda Sumbar Dilaporkan ke Propam Usai Diduga Pukul Sopir
Kronologi Dugaan Pelecehan Polwan oleh Atasan di Sumbar: Suami Korban Mendengar Lewat Video Call