Polisi Tangkap Lima Anggota Geng Motor Bersenjata Tajam di Medan

- Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:24 WIB
Polisi Tangkap Lima Anggota Geng Motor Bersenjata Tajam di Medan

Polrestabes Medan meringkus lima anggota geng motor yang viral karena konvoi sambil membawa senjata tajam di sejumlah ruas jalan kota Medan, Sumatera Utara. Satu orang lainnya masih diburu dan masuk daftar pencarian orang (DPO).

Dalam video yang beredar, mereka tampak berkonvoi dari siang hingga sore hari. Belum diketahui pasti kapan peristiwa itu terjadi. Namun, polisi bergerak cepat setelah video tersebut menyebar.

Kanit Resmob Polrestabes Medan, Iptu Ramadhani Bimo Setiadi, mengatakan para tersangka melakukan aksi rolling sambil membawa senjata tajam dan mencari lawan. Mereka berkonvoi di tiga lokasi berbeda: Jalan Kapten Sumarsono, Kecamatan Medan Helvetia; Jalan Sei Batang Hari, Kecamatan Medan Sunggal; dan Fly Over Brayan.

Lima anggota geng motor yang ditangkap berinisial AR (16), MZAU (17), RAP (16), RS (18), dan MDA (18). Satu pelaku lain berinisial FA masih menjadi buron.

"Pada Sabtu 19 Juli 2026 pukul 20.40 WIB kami berhasil menangkap beberapa anggota Geng Motor bernama Partner Of Crime (POC). Mereka melakukan roling menggunakan senjata tajam di Jalan Kapten Sumarsono," kata Ramadhani, Minggu (9/8).

Penangkapan berawal ketika polisi menangkap AR di rumahnya di Jalan Bakti Luhur Nomor 125 Gang Jafar. Dari situ, penyelidikan dikembangkan dan berujung pada penangkapan MZAU di kediamannya di Jalan Patriot, Perumahan Kompleks Graha Patriot.

"Hasil pengembangan berhasil mengamankan beberapa senjata tajam yang berada di samping rumah FA yang saat ini sebagai DPO. Namun pada saat di rumah dihalangi oleh Ibu terduga pelaku. Ternyata terduga pelaku sudah kabur dan tidak ada di rumah," terangnya.

Pengembangan kasus terus dilakukan. Polisi kemudian menangkap RAP di rumahnya di Jalan Setia Luhur Gang Istiqoma. Selain itu, RS dan MDA ditangkap saat sedang nongkrong di sebuah angkringan di Jalan Razak Baru Gatot Subroto.

"Anggota geng motor dan barang bukti senjata tajam diamankan ke Mako Polrestabes Medan guna pemeriksaan lebih lanjut," imbuhnya.

Dari hasil interogasi, diketahui geng motor tersebut bernama Partner Of Crime (POC) yang beranggotakan siswa SMK di Medan. "Hasil Interogasi mengungkap nama Geng Motornya adalah Partner Of Crime (POC) yang beranggotakan siswa SMK di Medan," lanjut dia.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags