Penggeledahan Lanjutan di Sekolah Jakarta Selatan Temukan Narkoba dan Ratusan Keping CD Porno

- Jumat, 07 Agustus 2026 | 13:00 WIB
Penggeledahan Lanjutan di Sekolah Jakarta Selatan Temukan Narkoba dan Ratusan Keping CD Porno

Penyelidikan kasus temuan ratusan senjata di sebuah sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, terus berkembang. Selain sekitar 995 pucuk senjata yang ditemukan sebelumnya, penggeledahan lanjutan mengungkap adanya barang yang diduga narkotika beserta perlengkapannya, serta sekitar 30 keping CD pornografi.

Temuan itu diperoleh saat pihak yayasan bersama aparat melakukan penyisiran lanjutan di salah satu ruangan sekolah pada Rabu (5/8/2026) malam. Seluruh barang bukti telah diserahkan kepada penyidik Polres Metro Jakarta Selatan untuk didalami.

Kuasa hukum yayasan, Hermawanto, mengatakan barang yang ditemukan tidak hanya berkaitan dengan senjata, tetapi juga meliputi dua linting yang diduga ganja, satu bungkus plastik berisi serbuk yang diduga sabu, alat isap, serta satu boks berisi sekitar 30 keping CD video pornografi.

"Temuan narkoba dua linting narkotika jenis ganja, satu bungkus plastik diduga berisi sabu, satu buah bong botol plastik, satu buah cangklong kaca, dua buah korek api gas, dua buah bong kaca dan satu boks CD video porno sekitar 30 CD," kata Hermawanto, Kamis (6/8/2026).

Temuan itu melengkapi hasil penggeledahan sebelumnya pada 10-11 Juli 2026 yang mengungkap sekitar 995 pucuk senjata, terdiri atas air gun, air rifle, ribuan peluru mimis, serta satu pucuk yang diduga senjata api.

Polisi Dalami Seluruh Barang Bukti

Hermawanto mengatakan seluruh barang yang ditemukan kini berada dalam penguasaan penyidik Polres Metro Jakarta Selatan untuk kepentingan penyelidikan. Menurutnya, penggeledahan dilakukan setelah pengurus baru membuka sejumlah ruangan yang sebelumnya tidak dapat diakses pascapemberhentian mantan Ketua Yayasan berinisial IWD pada April 2026.

Selain berbagai barang bukti tersebut, pihak yayasan juga mengaku masih menemukan satu ruangan tertutup menyerupai bunker yang hingga kini belum berhasil dibuka karena seluruh akses masih terkunci. "Masih ada satu ruangan seperti bunker yang itu semua terkunci rapat, kami tidak bisa masuk ke sana. Kami juga akan meminta kepada aparat untuk tolong bantu kami untuk membuka ruangan ini," ujar Hermawanto.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adiwibowo membenarkan pihaknya sedang menangani kasus tersebut. Polisi telah menerima laporan masyarakat terkait temuan senjata di lingkungan sekolah dan sebelumnya juga telah membuat laporan polisi model A setelah barang-barang tersebut ditemukan.

Penyidik saat ini masih mendalami status hukum seluruh barang bukti, termasuk memastikan legalitas ratusan senjata yang diklaim sebagai airsoft gun berizin, asal-usul barang yang diduga narkotika, serta temuan puluhan CD pornografi di lokasi yang sama.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags