Netanyahu Tegaskan Israel Belum Setujui Proposal Damai Gaza Versi AS

- Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:36 WIB
Netanyahu Tegaskan Israel Belum Setujui Proposal Damai Gaza Versi AS

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa pemerintahannya belum menyetujui proposal yang didukung Amerika Serikat terkait konflik di Gaza. Meski demikian, Israel telah menerima jaminan bahwa penarikan pasukan hanya akan dilakukan setelah Hamas melucuti senjatanya.

Dalam video yang diunggah di media sosial pada Selasa (4/8) malam, Netanyahu mengatakan tim Presiden AS Donald Trump meyakini Hamas dapat dilucuti dan Gaza didemiliterisasi. "Mereka mengirimkan draf kepada kami. Kami tidak menyetujuinya. Itu bukan draf kami. Kami telah mengirimkan komentar kami," ujar Netanyahu.

Sebelumnya, Netanyahu bertemu dengan Board of Peace yang didukung AS pada Senin (3/8). Dalam pertemuan itu, ia mendapat jaminan bahwa tentara Israel hanya akan meninggalkan posisi mereka di Gaza setelah Hamas benar-benar melucuti senjata.

Meski demikian, Netanyahu menghadapi tekanan dari mitra koalisi sayap kanan yang mendesaknya untuk menolak proposal tersebut. Sementara itu, pembahasan mengenai rencana AS masih terus berlangsung.

Trump sendiri telah mengumumkan langkah maju upaya perdamaian di Gaza pada 31 Juli lalu. Namun, Israel tetap meningkatkan serangannya ke Gaza. Hamas menuding langkah Israel adalah upaya menjegal upaya damai di Gaza. Turki, Qatar, dan Mesir sebagai negara-negara mediator juga mengecam sikap Israel.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags