Kabar soal kondisi kesehatan Ruben Onsu yang disebut mengidap penyakit menular akhirnya berbuntut panjang. Tim kuasa hukum sang presenter tidak hanya membantah, tetapi juga membuka hasil tes laboratorium dan melaporkan penyebar hoaks ke polisi.
Langkah ini diambil setelah isu tersebut terus beredar di media sosial dan memicu spekulasi liar di kalangan warganet. Bantahan lisan dinilai tidak cukup, sehingga kubu Ruben memilih membawa bukti medis sekaligus menempuh jalur hukum untuk menghentikan penyebaran informasi yang dinilai menyesatkan.
Hasil Tes Lab Jadi Bukti
Dalam penjelasannya, tim Ruben membeberkan hasil pemeriksaan laboratorium untuk menunjukkan bahwa isu penyakit menular yang ramai dibicarakan tidak sesuai dengan fakta. Dokumen tersebut dijadikan dasar pembuktian bahwa kabar yang beredar tidak benar.
Keputusan membuka hasil tes ini menjadi titik penting. Sebab, bantahan tidak hanya disampaikan lewat pernyataan umum, melainkan juga melalui bukti yang bisa diverifikasi. Meski demikian, isu tersebut sudah telanjur menyebar luas dan memicu berbagai komentar di media sosial.
Lapor Polisi
Tidak berhenti di situ, tim Ruben juga melaporkan pihak yang diduga menyebarkan informasi bohong ke kepolisian. Pelaporan ini difokuskan pada penyebaran narasi yang dianggap mencemarkan nama baik dan memperluas hoaks mengenai kondisi kesehatan pribadi Ruben.
Kasus ini kembali menunjukkan bahwa isu kesehatan figur publik mudah berubah menjadi konsumsi liar di media sosial ketika potongan informasi beredar tanpa verifikasi memadai. Hingga Minggu, 2 Agustus 2026, polemik soal isu kesehatan Ruben Onsu masih menjadi perhatian warganet, sementara kubu yang bersangkutan menegaskan bantahan resminya dan memilih jalur hukum untuk menindak penyebar hoaks.
Artikel Terkait
Ruben Onsu Akhirnya Menjalani Tes Kesehatan, Ini Alasan di Balik Keputusannya
Minola Sebayang Tunjukkan Hasil Lab Ruben Onsu Non-Reaktif HIV
Sarwendah Akhirnya Buka Suara: Ruben Onsu Diduga Selingkuh Lebih dari Sekali Sejak 2017
Sarwendah Ungkap Anak-anaknya Terapi ke Psikolog, Pihak Ruben Onsu Membantah