Mobil Terjun ke Jurang 20 Meter di Pekalongan, Balita Tewas

- Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:30 WIB
Mobil Terjun ke Jurang 20 Meter di Pekalongan, Balita Tewas

Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Karanganyar-Lebakbarang, kawasan Hutan Sirewog, Desa Lolong, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, pada Jumat (31/7/2026). Sebuah mobil Daihatsu Feroza yang membawa tujuh penumpang terjun ke jurang sedalam 20 meter. Akibatnya, seorang balita berinisial DME (3) meninggal dunia karena cedera kepala, sementara enam penumpang lainnya mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSUD Kajen.

Kecelakaan bermula saat mobil bernomor polisi R 1408 FJ yang dikemudikan MY melaju dari arah Karanganyar menuju Lebakbarang. Ketika melintasi jalur menurun dan berkelok, sopir diduga kehilangan kendali. Mobil kemudian menghantam tebing di sisi kanan jalan, terpental ke kiri, dan masuk ke jurang sedalam sekitar 20 meter.

Benturan keras menyebabkan kerusakan parah pada kendaraan. Kerugian materiel diperkirakan mencapai Rp25 juta. Pengemudi MY mengalami luka ringan, sedangkan penumpang lainnya TYA (38), GA (3), FAK (11), RW (35), MYY (19), dan JGA (3) mengalami luka dengan tingkat keparahan berbeda. Salah satu korban, JGA, mengalami patah tulang pada kaki kanan.

Seluruh korban dievakuasi oleh warga bersama petugas dan segera dibawa ke RSUD Kajen untuk mendapatkan perawatan medis. Kasat Lantas Polres Pekalongan AKP Alfian Kharisma Putra membenarkan kejadian tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

"Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal di Jalan Raya Karanganyar-Lebakbarang, tepatnya di Desa Lolong, Kecamatan Karanganyar. Saat ini kami masih melakukan pendalaman terhadap penyebab pasti kecelakaan," kata AKP Alfian, Sabtu (1/8/2026).

Dari penyelidikan sementara, polisi menduga pengemudi kehilangan konsentrasi saat melintas di jalur yang berkelok dan menurun. "Dugaan awal pengemudi kurang berkonsentrasi sehingga kehilangan kendali. Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu fokus saat berkendara, mematuhi batas kecepatan, serta memastikan kondisi fisik maupun kendaraan dalam keadaan prima, terutama saat melintasi jalur pegunungan yang memiliki tingkat risiko tinggi," ujarnya.

Seusai kejadian, personel Satlantas Polres Pekalongan bersama instansi terkait langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi kendaraan, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi. Polisi juga mengingatkan pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur Karanganyar-Lebakbarang yang memiliki medan berkelok, menurun, dan berdekatan dengan jurang.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags