Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali menunjukkan kecintaannya pada bulu tangkis. Dalam laga persahabatan yang digelar di GOR Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Sabtu (1/8/2026), ia berpasangan dengan Widi Chandra Kasih menghadapi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang berduet dengan Muhammad. Pertandingan ini menjadi bagian dari rangkaian penutupan Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026.
Sejak awal, kedua pasangan langsung menampilkan permainan agresif. Jenderal Sigit dan Widi beberapa kali melancarkan smash keras, sementara Bahlil dan Muhammad merespons dengan permainan cepat dan penempatan bola yang menyulitkan lawan. Sorak-sorai penonton pun pecah setiap kali terjadi aksi menarik di lapangan.
Variasi permainan juga terlihat sepanjang laga. Bahlil beberapa kali memainkan dropshot untuk mengecoh lawan, sementara reli-reli panjang terjadi ketika kedua pasangan saling bertukar serangan, mulai dari permainan net hingga pukulan-pukulan keras. Suasana kompetitif berpadu dengan keakraban antar-pemain, menjadikan laga ini salah satu momen paling dinantikan dalam acara tersebut.
Pada set pertama, pasangan Kapolri-Widi berhasil unggul dengan skor 15-11. Meski tertinggal, Bahlil dan Muhammad terus memberikan perlawanan sengit, berusaha mempertahankan momentum dan mencari celah untuk menambah poin. Pertandingan berlangsung ketat hingga akhir, tetapi keunggulan awal pasangan Jenderal Sigit tetap bertahan.
Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026 sendiri berlangsung selama enam hari, mulai 27 Juli hingga 1 Agustus. Ajang ini diikuti atlet dari berbagai kategori, mulai dari kelas umum, personel Polri, hingga atlet para-bulu tangkis. Kejuaraan ini merupakan hasil kolaborasi Polri dengan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dan National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI).
Selain menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Cup 2026 juga menjadi wadah pembinaan dan penjaringan talenta-talenta potensial bulu tangkis Indonesia. Polri berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan atlet serta membuka ruang kompetisi yang lebih luas bagi para pemain muda untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi.
Diharapkan, atlet-atlet yang lahir dari berbagai ajang pembinaan ini mampu terus berkembang dan mengharumkan nama Indonesia di kancah nasional maupun internasional, mulai dari Kejuaraan Nasional, PON, SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.
Artikel Terkait
Pertamina Percepat Pengembangan Panas Bumi untuk Ketahanan Energi Nasional
Kapolri Dorong Buruh dan Pengusaha Jaga Soliditas demi Iklim Usaha
Kapolri Resmikan Gedung KSPSI AGN Jatim, Ingatkan Buruh Beradaptasi dengan Teknologi
PLN Targetkan Kapasitas Panas Bumi 7,9 GW pada 2033, Menuju Terbesar di Dunia