Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmennya menjadikan Jakarta sebagai pusat sport tourism di Indonesia. Hal itu disampaikannya usai membuka Turnamen Tenis Piala Gubernur 2026 yang digelar PELTI DKI Jakarta bersama PELTI Pusat.
Turnamen yang berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8) itu diikuti 322 peserta, terdiri dari 178 atlet dari 23 provinsi. Angka tersebut menunjukkan antusiasme yang luar biasa dari para atlet terhadap kejuaraan ini.
Pramono berharap ajang ini mampu mencetak atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing di level yang lebih tinggi, mulai dari Pekan Olahraga Nasional (PON) hingga kejuaraan internasional. Ia mencontohkan atlet tenis muda Indonesia, Janice, yang kini namanya mulai mendunia.
“Dan turnamen ini diikuti oleh 322 peserta, 178 atlet dari 23 provinsi. Ini menunjukkan antusiasme yang luar biasa terhadap kejuaraan ini. Dan saya berharap kejuaraan ini adalah akan mencetak atlet-atlet yang berprestasi untuk dipersiapkan ke PON dan tentunya nantinya untuk kejuaraan di tingkat internasional seperti Janice yang sekarang ini sedang benar-benar mendunia,” kata Pramono.
Menurut Pramono, tingginya partisipasi peserta membuktikan bahwa kompetisi olahraga di Jakarta memiliki daya tarik besar. Selain sebagai ajang pembinaan, event seperti ini juga menjadi magnet bagi wisatawan dan pelaku industri olahraga.
Pemprov DKI, lanjutnya, akan terus membuka ruang bagi penyelenggaraan berbagai event olahraga. Langkah ini sejalan dengan visi Jakarta untuk berkembang sebagai destinasi wisata olahraga.
“Jakarta memberikan ruang bagi event-event olahraga karena memang secara sungguh-sungguh kami juga berkeinginan untuk menjadikan Jakarta sebagai tempat untuk sport tourism. Dan itu kenapa kemudian mulai dari lari, jogging, berbagai kegiatan olahraga internasional, saya membuka diri untuk dilakukan di Jakarta,” ujarnya.
Pramono menilai Jakarta memiliki modal kuat untuk mewujudkan cita-cita tersebut, terutama dari sisi infrastruktur dan fasilitas pendukung yang sudah tersedia. Dengan dukungan itu, ia optimistis Jakarta bisa menjadi simpul sport tourism Indonesia.
“Dengan demikian, dengan dukungan infrastruktur dan fasilitas yang dimiliki oleh Jakarta, mudah-mudahan apa yang menjadi keinginan kami untuk menjadikan Jakarta sebagai simpul sport tourism Indonesia bisa terwujud,” ucap dia.
Pada kesempatan itu, Pramono juga menyampaikan harapannya agar Turnamen Tenis Piala Gubernur 2026 menjadi bagian dari pembinaan atlet, khususnya bagi atlet DKI Jakarta yang tengah mempersiapkan diri menghadapi PON. Ia berharap atlet-atlet potensial asal Jakarta tetap membela daerahnya sendiri dan tidak berpindah ke provinsi lain demi mendapatkan kesempatan berprestasi.
“Ya, pesan saya sederhana. Mudah-mudahan atlet Jakarta, terutama yang sekarang mempersiapkan diri untuk PON ke depan. Kalau dulu prestasinya banyak atlet Jakarta kemudian pindah ke daerah, saya tetap berharap bahwa lebih baik mereka di Jakarta karena Jakarta akan memberikan ruang bagi mereka untuk berkembang dan sekaligus berprestasi,” tutur Pramono.
Artikel Terkait
Pramono: Gerakan Pilah Sampah di Jakarta Sudah Merambah ke Tingkat RT/RW
Pramono Soroti Pagar Tinggi di Mal, Khawatir Jakarta Dicitrakan Tidak Aman
Pramono Akan Bongkar Pagar Mal Demi Hilangkan Kesan Jakarta Tak Aman
Pemprov DKI Akan Umumkan Identitas Pembuang Sampah Ilegal