Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) menggelar razia terhadap aparatur sipil negara (ASN) yang kedapatan nongkrong di warung kopi pada jam kerja. Operasi yang dilakukan Selasa (28/7) pagi itu menyasar kawasan Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh.
Sebanyak enam ASN kepergok sedang duduk-duduk di warung kopi saat petugas datang. Salah satu dari mereka sempat berdebat dengan petugas karena tidak terima dirazia. Meski terjadi ketegangan, situasi berhasil dikendalikan dan razia berjalan aman.
Hasil pendataan menunjukkan keenam ASN tersebut terdiri dari tiga pegawai Dinas Pendidikan Dayah Aceh, dua ASN Pemerintah Kota Banda Aceh, dan seorang ASN dari dinas kebersihan. Seluruhnya kemudian diminta mendatangi Kantor Satpol PP dan WH Aceh untuk menjalani pemeriksaan dan menandatangani Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
Petugas juga mengamankan kartu tanda penduduk (KTP) para ASN yang terjaring sebagai bagian dari proses administrasi. Kepala Seksi Humas Satpol PP dan WH Aceh, Huzaifal, mengatakan hasil pemeriksaan akan disampaikan kepada pimpinan masing-masing instansi untuk bahan evaluasi dan penegakan disiplin.
"Pengawasan ini dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan ASN terhadap aturan jam kerja sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat," kata Huzaifal dalam keterangannya, Kamis (30/7).
Menurutnya, operasi serupa akan terus dilakukan secara berkala di sejumlah lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpul ASN pada jam dinas.
Artikel Terkait
Rumah ASN di Tanjungbalai Digeruduk Warga Terkait Dugaan Pencabulan Anak
MenPAN-RB Rini Widyantini Surati ASN: Tetaplah Melayani Meski Tak Semua Orang Melihat
Mardani Soroti Ribuan ASN Terjerat Judi Online, Desak Pembinaan Digital
Pramono Anung Lantik 239 Pejabat Fungsional, Ingatkan ASN DKI Jakarta Jadi Impian Banyak Orang