Investigasi BBC: 3.586 Tentara Asing Tewas Bertempur untuk Rusia di Ukraina

- Senin, 27 Juli 2026 | 07:00 WIB
Investigasi BBC: 3.586 Tentara Asing Tewas Bertempur untuk Rusia di Ukraina

Setidaknya 3.586 warga negara asing dari lebih dari 40 negara tewas saat bertempur untuk Rusia sejak invasi besar-besaran ke Ukraina dimulai pada 24 Februari 2022. Temuan itu diungkap dalam investigasi bersama BBC Rusia dan media independen Mediazona.

Mereka yang tewas mencakup narapidana yang direkrut dari penjara-penjara di Rusia, migran yang mengaku dipaksa atau ditipu untuk bergabung, sukarelawan yang tergiur gaji tinggi, serta pasukan reguler Korea Utara yang dikirim berdasarkan kesepakatan antara Moskow dan Pyongyang.

BBC dan Mediazona melacak korban tewas yang telah terverifikasi dengan menggunakan informasi sumber terbuka, seperti pengumuman resmi, unggahan di media sosial yang memuat pesan dan foto makam, serta dokumentasi acara peringatan terkait perang.

Pada 2024, otoritas Rusia secara signifikan menaikkan insentif keuangan bagi mereka yang mendaftar ke militer. Besaran pembayaran berbeda-beda di setiap wilayah. Namun, calon prajurit yang menandatangani kontrak dengan pemerintah kota Moskow saat ini dijanjikan bonus penandatanganan kontrak sebesar sekitar Rp490 juta, serta gaji sekitar Rp57 juta per bulan. Bonus untuk tugas tempur dapat membuat total pembayaran yang diterima melampaui sekitar Rp1,18 miliar. Sebagai perbandingan, rata-rata gaji bulanan di Rusia berada di kisaran Rp12,4 juta.

Sekitar periode itu, perekrutan secara aktif juga mulai menyasar warga dari negara-negara yang lebih jauh, seperti Kuba, Nepal, India, Sri Lanka, dan Yaman.

Di sisi lain, Ukraina juga merekrut personel asing melalui sistem nasional yang dibentuk setelah Rusia melancarkan invasi besar-besaran pada Februari 2022. Pada Juni tahun ini, Presiden Volodymyr Zelensky mengumumkan, Ukraina akan menaikkan gaji prajurit dan berupaya merekrut lebih banyak petempur dari luar negeri. Langkah itu ditempuh ketika militer Ukraina menghadapi kekurangan personel setelah lebih dari empat tahun berperang melawan Rusia.

Ukraina tidak mempublikasikan jumlah total korban tewas warga negara asing yang bertugas di militernya. Namun, pada Agustus 2025, seorang pejabat yang bertanggung jawab mengoordinasikan dinas personel asing mengatakan kepada media Ukraina Hromadske bahwa lebih dari 8.000 sukarelawan asing telah bergabung dengan angkatan darat. Pejabat tersebut memperkirakan jumlah personel asing di seluruh matra angkatan bersenjata Ukraina sedikitnya mencapai 16.000 orang.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags