Pramono Ajak Anak Jakarta Berani Bermimpi di Hari Anak Nasional

- Senin, 20 Juli 2026 | 12:48 WIB
Pramono Ajak Anak Jakarta Berani Bermimpi di Hari Anak Nasional

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengajak anak-anak di ibu kota untuk berani bermimpi dan meraih cita-cita setinggi mungkin. Pesan itu disampaikannya dalam peringatan ke-42 Hari Anak Nasional Tahun 2026 di Balai Kota Jakarta, Senin (20/7).

Dalam sambutannya, Pramono menekankan bahwa anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang harus diberi kesempatan untuk belajar, bermain, dan mengembangkan potensi. “Raihlah cita-cita setinggi mungkin, menjadi anak yang penuh berkah, menjadi anak yang membanggakan, menjadi anak yang betul-betul berguna bagi nusa dan bangsa,” ujarnya.

Sebelum menyampaikan sambutan, Pramono mengajak sejumlah anak maju ke depan untuk berbincang mengenai hobi dan cita-cita mereka. Momen itu juga diisi dengan bernyanyi bersama lagu Bintang Kecil dan Balonku Ada Lima. Hal ini sengaja dilakukan untuk menunjukkan bahwa anak-anak tidak hanya membutuhkan pendidikan, tetapi juga ruang untuk bermain dan mengekspresikan diri.

“Apa pun, menjadi anak itu tugasnya terlalu banyak. Harus punya ruang juga untuk bermain, punya ruang untuk mengekspresikan apa yang menjadi keinginannya,” kata Pramono.

Hari Anak Nasional tahun ini mengusung tema “Bermain Gembira”. Pramono mengatakan tema itu menjadi pengingat bahwa bermain merupakan bagian penting dalam tumbuh kembang anak.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi, yang akrab disapa Kak Seto, menambahkan bahwa bermain bukan sekadar hiburan. “Bermain bukan sekadar hiburan saja, tapi merupakan hak anak yang sekaligus merupakan pembelajaran yang membentuk karakter, kecerdasan sosial serta kesehatan fisik dan mental,” ujarnya.

Ia berharap peringatan Hari Anak Nasional tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi momentum bagi seluruh pihak untuk terus memenuhi hak anak agar mereka tumbuh menjadi generasi sehat, cerdas, dan berkarakter.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags