Beberapa ledakan keras mengguncang ibu kota Ukraina, Kiev, pada Minggu (19/7) setelah angkatan udara Ukraina memperingatkan adanya rudal balistik yang mendekat. Salah satu ledakan begitu kuat hingga memicu alarm mobil di pusat kota, menurut saksi mata dari AFP.
Angkatan udara Ukraina melalui Telegram melaporkan bahwa rudal balistik sedang menuju Kiev sesaat sebelum ledakan terjadi. Serangan ini merupakan bagian dari gelombang serangan udara Rusia yang hampir setiap hari menargetkan ibu kota dan kota-kota lain sejak invasi dimulai pada 2022.
Administrasi militer Kiev mengonfirmasi bahwa sebuah gedung apartemen di distrik Shevchenkivsky dan pusat perbelanjaan di distrik Dniprovsky terkena serangan. Sementara itu, Wali Kota Kiev Vitali Klitschko melaporkan kebakaran di sebuah rumah di distrik Sviatoshynsky.
Serangan terbaru ini terjadi sehari setelah Ukraina melancarkan serangan drone ke wilayah Rusia. Pada Sabtu, drone bermuatan bahan peledak menghancurkan gudang e-commerce di wilayah Moskow dan Tambov, menewaskan delapan orang dan memicu kebakaran besar. Di Ukraina sendiri, serangan Rusia pada hari yang sama menewaskan lima orang dan melukai hampir 20 lainnya di wilayah tenggara.
Kiev dalam beberapa bulan terakhir meningkatkan serangan ke wilayah Rusia, yang disebutnya sebagai pembalasan atas lebih dari empat tahun pemboman terhadap Ukraina.
Artikel Terkait
Rusia dan Ukraina Kembali Bertukar 103 Tawanan Perang
Serangan Udara Rusia-Ukraina Tewaskan 19 Orang, Rusia Klaim Cegat 822 Drone
Ukraina Luncurkan 600 Drone ke Moskow, Satu Tewas dan Tiga Terluka
Mantan Mufti Ukraina: Jihad Bukan Kekerasan, tapi Perlindungan Kaum Lemah