Yogyakarta Puncaki Okupansi Hotel, Namun Ada Tren Penurunan yang Mengkhawatirkan

- Senin, 02 Februari 2026 | 20:42 WIB
Yogyakarta Puncaki Okupansi Hotel, Namun Ada Tren Penurunan yang Mengkhawatirkan

“Walaupun nilainya relatif lebih rendah dibandingkan Desember 2024 maupun Desember 2023 yang sudah mencapai di atas 70 persen,” jelas Sentot.

Ia melanjutkan, “Ini juga tentunya perlu menjadi perhatian bersama bagaimana untuk meningkatkan TPK di DIY masa mendatang.”

Memang, jika dilihat dari bulan ke bulan, terjadi kenaikan signifikan sebesar 7,68 poin dari November. Tapi secara tahunan, justru ada penurunan sekitar 3,86 poin dibandingkan Desember tahun sebelumnya. Tren ini patut jadi bahan evaluasi.

Di sisi lain, ada pola menarik yang terungkap. Semakin tinggi bintang sebuah hotel, tamu cenderung betah menginap lebih lama. Pada Desember 2025, tamu hotel bintang lima rata-rata menginap 2,13 malam. Angkanya turun perlahan seiring klasifikasi: bintang empat (1,66 malam), bintang tiga (1,5 malam), bintang dua (1,32 malam), dan bintang satu (1,14 malam).

Jadi, meski berhasil merebut posisi teratas, Yogyakarta masih punya pekerjaan rumah. Bagaimana caranya agar daya tarik istimewa kota ini tidak hanya ramai di momen liburan, tapi juga bisa mempertahankan bahkan meningkatkan angka okupansi itu di masa-masa yang lain.


Halaman:

Komentar