Lantas, apa pemicunya? Dugaan pun bermunculan. Cuaca ekstrem disebut-sebut sebagai salah satu biang keladi.
"Penyebabnya mungkin dari perubahan cuaca ekstrem. Bisa juga karena kolamnya lama tidak dikuras, atau kurang nutrisi. Banyak kemungkinannya," tutur Dian.
Namun begitu, hasil peninjauan lebih mendalam dari tim Dinas Perikanan dan pengelola punya analisis yang lebih spesifik. Anomali cuaca ekstrem diduga membuat suhu air anjlok drastis. Ikan pun stres. Pada kondisi lemah itulah, parasit cacing jangkar (Lernaea sp.) menyerang dan semakin melumpuhkan daya tahan tubuh mereka.
Langkah darurat sekarang sedang dijalankan. Pemerintah daerah bersama pengelola kolam mencoba memulihkan keadaan dengan ramuan tradisional. Tujuannya, menekan parasit dan menyelamatkan ekosistem yang tersisa.
Harapannya jelas: agar Balong Cigugur kembali pulih. "Mari kita doakan agar ekosistem di Balong Cigugur segera pulih kembali dan ikan-ikan keramat ini tetap lestari sebagai kebanggaan masyarakat Kuningan," demikian harapan yang disampaikan.
Artikel Terkait
Generasi Layar: Saat Ponsel Menggerogoti Kemampuan Fokus Anak Muda
Mobil Terbakar Hebat di Jagorawi, Lalu Lintas Malam Terkunci
Bocah dengan Laptop Pecah Ditemukan Sendirian di Sleman
Dokumen Epstein Ungkap Transaksi Properti Trump dan Kaitan dengan Pengusaha Indonesia