Lantas, apa pemicunya? Dugaan pun bermunculan. Cuaca ekstrem disebut-sebut sebagai salah satu biang keladi.
"Penyebabnya mungkin dari perubahan cuaca ekstrem. Bisa juga karena kolamnya lama tidak dikuras, atau kurang nutrisi. Banyak kemungkinannya," tutur Dian.
Namun begitu, hasil peninjauan lebih mendalam dari tim Dinas Perikanan dan pengelola punya analisis yang lebih spesifik. Anomali cuaca ekstrem diduga membuat suhu air anjlok drastis. Ikan pun stres. Pada kondisi lemah itulah, parasit cacing jangkar (Lernaea sp.) menyerang dan semakin melumpuhkan daya tahan tubuh mereka.
Langkah darurat sekarang sedang dijalankan. Pemerintah daerah bersama pengelola kolam mencoba memulihkan keadaan dengan ramuan tradisional. Tujuannya, menekan parasit dan menyelamatkan ekosistem yang tersisa.
Harapannya jelas: agar Balong Cigugur kembali pulih. "Mari kita doakan agar ekosistem di Balong Cigugur segera pulih kembali dan ikan-ikan keramat ini tetap lestari sebagai kebanggaan masyarakat Kuningan," demikian harapan yang disampaikan.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral