Dede Rohana Putra, anggota DPRD Banten yang juga saudara Roisyudin, mengungkapkan detilnya. “Iya, ditangkap di rumah saudara saya. Kita enggak tahu kalau itu masih ada kaitan dengan kasus di BBS, kita baru tahu pas malamnya,” ceritanya via telepon, Sabtu (3/1).
Menurut Dede, pelaku sudah pernah mencoba mencuri di rumah itu pada Minggu, 28 Desember. Beberapa perhiasan hilang, bahkan sebuah brankas sudah berhasil didorongnya keluar rumah menggunakan kursi roda. Tapi, barang itu belum sempat diambil. Kejadian itu pun sudah dilaporkan ke Polsek Cilegon.
“Pas diputar CCTV kelihatan orangnya, tapi enggak jelas,” imbuhnya.
Tampaknya, si pelaku penasaran. Pada Jumat siang, 2 Januari, dia nekat kembali. Keluarga pemilik rumah sedang pergi libur tahun baru, hanya ada seorang Asisten Rumah Tangga (ART) yang sedang bersih-bersih. Kali ini, pelaku datang lengkap dengan peralatan untuk membongkar brankas.
“Karena dia sampai bawa pemanas gembok segala, kayaknya penasaran pengin ngebongkar brankas,” kata Dede.
Nasibnya malang. Aksinya ketahuan oleh ART. Dalam kepanikan, pelaku berusaha kabur namun terpeleset di tangga rumah yang agak berbukit. Dia terluka dan akhirnya bersembunyi di dalam rumah sebelum akhirnya bisa diamankan.
“Kayaknya dia kepleset dan jatuh, terus enggak bisa keluar, jadi dia ngumpet di dalam rumah, mungkin lecet kepentok tangga,” jelas Dede Rohana.
Dari aksi pencurian yang gagal itulah, polisi kemudian mengembangkan penyelidikan. Dan ternyata, benang merahnya mengarah pada kasus pembunuhan Axle. Sebuah kebetulan yang mengungkap kebenaran, sekaligus mengakhiri pelarian seorang tersangka.
Artikel Terkait
Karcis Parkir Tak Sesuai Picu Pengeroyokan Juru Parkir di Makassar
Proyek Wisata Green Topejawa Mangkrak, Aktivis Desak Audit Total
Kejari Barru Resmikan Mess Pegawai 16 Kamar, Dukung Program Zero Indekos
Barcelona Tumbang 0-2 dari Atletico Madrid di Leg Pertama Perempat Final