Suasana pagi di Bundaran HI, Minggu (28/12) itu, tetap ramai. Meski libur Natal masih berlangsung dan tahun baru sudah di depan mata, gelaran Car Free Day (CFD) di penghujung 2025 ini tak kehilangan peminat. Warga Jakarta dan sekitarnya tetap membanjiri kawasan ikonik itu sejak dini hari.
Ada yang sekadar ingin menghirup udara pagi yang relatif bersih, sambil lari-lari kecil. Yang lain asyik berswafoto dengan latar Monas atau hotel-hotel megah. Yang jelas, antusiasme mereka terpancar jelas.
Di tengah keriuhan warga, perhatian juga tertuju pada panggung yang sedang dipasang. Persiapan untuk perayaan malam tahun baru tampaknya sudah dimulai. Keamanan pun diperketat. Polisi berjaga di beberapa titik strategis. Namun begitu, kehadiran mereka justru jadi spot foto yang menarik. Beberapa pengunjung dengan santai mengajak bapak-bapak polisi itu untuk berfoto bersama.
Jalur utama dipenuhi oleh para pesepeda dan pelari. Salah satunya adalah Aris S, pria 59 tahun asal Kemayoran. Ia datang bersama komunitas sepedanya seperti biasa.
"Ya kalau kita setiap minggu CFD nya di sini, cuma enggak setiap minggu sih. Kalau naik sepeda kita kadang-kadang ke sini. Ini kebetulan CFD-nya di sini pas menjelang tahun baru. Cuma kalau untuk malam pergantian tahun kita enggak di sini," ujarnya.
Saat ditanya soal rencana tahun barunya, Aris menjawab sederhana. Ia lebih memilih suasana tenang di rumah, bersama keluarga, tanpa kemeriahan yang berlebihan.
"Ya di rumah aja sama keluarga."
Bagi Aris, momen akhir tahun ini sebaiknya diisi dengan perenungan. Apalagi mengingat bencana yang baru saja melanda Sumatera.
"Ya kita untuk pergantian tahun baru ya mudah-mudahan khidmat aja, enggak usah kita berlebihan seperti gubernur katakan, kan, jangan kita hura-hura lah. Kita ikut prihatin juga dengan musibah di Sumatera gitu kan. Jadi ikut."
Suasana berbeda datang dari Akbar (27). Warga Tangerang Selatan ini sengaja datang jauh-jauh demi merasakan atmosfer CFD yang spesial ini. "Saya asal dari Tangsel. Emang niat CFD, dateng pagi tadi bangun pagi naik MRT terus lari dikit ke arah HI ini," ceritanya.
Ia penasaran, bagaimana sih rasanya CFD di akhir tahun? Ternyata, menurut pengamatannya, hari ini lebih didominasi oleh pelari. Kawasannya pun terasa lebih padat dari biasanya.
“Ya sekalian nunggu-nunggu kan libur nih ya sampe akhir tahun, saya cuti juga. Ya mau menghabiskan waktu lah jelang akhir tahun, juga merasakan gimana sih suasana CFD menjelang akhir tahun gitu ya. Ternyata udah ada panggung segala macem, rame juga. Tadi saya lari juga agak minggir-minggir tuh karena suasana rame banget,” tandas dia.
Jadi begitulah suasana pagi itu. CFD tetap hidup di tengah suasana libur. Sebuah ritual mingguan kota yang bertahan, menyisipkan sedikit nuansa perayaan, sambil tetap menjadi ruang bagi warga untuk bernapas lega sebelum menyongsong tahun yang baru.
Artikel Terkait
Persib Kokoh di Puncak, Persija dan Borneo Membayang di Liga 1
Persib Kokohkan Puncak Klasemen Usai Kalahkan Persita 1-0
KAMMI Serahkan Hasil Panen Beras Sambas ke Mentan, Buktikan Peran Pemuda dalam Ketahanan Pangan
IHSG Melemah Tipis, Analis Soroti Level Kunci 8.170 untuk Tren Berikutnya