Waspadalah. Modus penipuan terbaru lagi beredar, dan kali ini mengatasnamakan Komisi Pemberantasan Korupsi. Pelakunya berani sekali, mengaku sebagai pimpinan KPK dan menawarkan "jasa" untuk memenangkan lelang barang rampasan koruptor.
Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi hal ini kepada wartawan pada Rabu (17/12).
"KPK memperoleh informasi adanya pihak–pihak yang mengaku sebagai Pimpinan dan pegawai KPK, yang kemudian mencoba melakukan modus-modus penipuan," tegas Budi.
Caranya cukup licik. Mereka membuat akun WhatsApp palsu dengan foto salah satu pimpinan KPK sebagai profil. Dari sana, mereka mulai menghubungi orang-orang secara acak.
"Salah satunya menawarkan untuk membantu memenangkan proses lelang barang rampasan di KPK," jelas Budi lagi.
Tapi itu belum semuanya. Rupanya, ada varian penipuan lain yang juga sedang berjalan. Modus ini mengklaim diri sebagai pegawai Pusat Edukasi Anti-korupsi atau Anti-Corruption Learning Center (ACLC) KPK.
Para penipu ini mengincar calon peserta bimbingan teknis (Bimtek). Mereka menghubungi sejumlah pihak untuk mengajak mengikuti kegiatan tersebut.
"Salah satunya informasi ini beredar di wilayah Sulawesi," ujar Budi, memberi gambaran sebaran aksi mereka.
Artikel Terkait
Serangan Udara di Gaza Tewaskan 28 Warga, Seperempatnya Anak-anak
Drama dan Kebaikan di Balik Sesaknya Gerbong KRL
Polairud Buka Jalur Pelayaran Muara Angke yang Tersumbat
Prasetyo Bantah Isu Pertemuan Prabowo dengan Oposisi