Laporan cuaca untuk hari ini sendiri cukup suram. Menurut kantor berita SPA, hujan badai dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan melanda Riyadh, Provinsi Timur, dan Perbatasan Utara. Hujan ini bisa memicu banjir bandang, disertai hujan es dan angin yang menggila.
Wilayah lain seperti Tabuk, Al-Jouf, Hail, dan Al-Qassim juga akan diguyur hujan, plus kabut. Bahkan di dataran tinggi Tabuk, Hail, dan Madinah, salju ringan dan embun beku bukan hal yang mustahil.
Memang ironis. Negara gurun seperti Arab Saudi justru akrab dengan banjir tahunan, terutama di rentang November sampai Maret. Fenomena ini sudah seperti tamu rutin.
Menghadapinya, pemerintah tak tinggal diam. Pembangunan infrastruktur drainase raksasa digenjot. Sistem peringatan dini berbasis teknologi meteorologi juga diintegrasikan ke kota-kota besar. Upaya itu semua dilakukan agar dampak banjir di tahun-tahun mendatang bisa ditekan.
Artikel Terkait
Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah Diduga Darah Menstruasi
Anies Resmikan Jembatan Gantung, Jawab Penantian Warga Karanganyar Tiga Dekade
Lantai Kayu Tua Ambruk, Rombongan SD Terjatuh 4 Meter di Tangsi Belanda
Bencana Ekologis: Ujian Terberat Kedaulatan di Era Modern