Hingga lewat maghrib, suasana di lokasi masih tegang. Rumah itu dijaga ketat polisi. Di luar pagar, warga berkerumun. Ada yang datang melayat, tak sedikit pula yang sekadar ingin melihat dari dekat rumah mewah yang tiba-tiba menjadi pusat perhatian karena musibah.
Ada satu informasi menarik yang beredar dari mulut ke mulut di antara warga: katanya, CCTV di rumah korban sedang tidak berfungsi. Tapi, polisi belum mau mengonfirmasi kebenaran kabar ini. Mereka masih menyisir setiap sudut untuk mencari petunjuk.
Lalu, siapa sebenarnya Maman Suherman ini? Seorang tetangga yang enggan namanya disebut membenarkan bahwa korban adalah anak Pak Haji Maman.
Dari karangan bunga yang memenuhi depan rumah, terlihat bahwa Maman adalah Dewan Pakar Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dia bukan orang baru di dunia politik lokal Cilegon. Dulu, dia pernah menjabat sebagai Sekretaris DPC PPP kota tersebut. Selain aktif berpolitik, Maman juga dikenal sebagai seorang pengusaha di daerah Banten.
Kini, di balik kemewahan rumah bergaya Eropa-Amerika itu, yang tersisa hanya duka mendalam. Sebuah keluarga berduka, dan sebuah kasus pembunuhan yang masih gelap, menunggu terungkap oleh penyelidikan polisi.
Artikel Terkait
Botol Pink Kosong dan Misteri N2O dalam Kasus Lula Lahfah
Polisi Ungkap Kronologi Terakhir Lula Lahfah, dari Kafe hingga Ditemukan Meninggal
Analis Bongkar Kaitan MSCI dan Anjloknya IHSG: Jangan Jadi Serigala Berbulu Domba
Gempa Keuangan di Shenzhen: Ratusan Triliun Menguap di Balik Janji Emas