Sulut Siapkan Pelatihan Massal untuk Calon TKI, Targetkan 500 Ribu Peserta

- Kamis, 11 Desember 2025 | 04:18 WIB
Sulut Siapkan Pelatihan Massal untuk Calon TKI, Targetkan 500 Ribu Peserta

Pemerintah Siapkan Pelatihan untuk Calon Pekerja Migran

MANADO – Pemerintah punya rencana baru buat warga yang ingin bekerja ke luar negeri. Menurut Syachrul Afriyadi, Kepala BP3MI Sulawesi Utara, bakal diadakan program pelatihan khusus untuk mereka. Tujuannya jelas: membuka kesempatan lebih luas dan mempersiapkan tenaga kerja kita sebelum berangkat.

“Tahun depan rencananya. Ini merupakan perhatian dan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.

Kalau merujuk pada penjelasan Syachrul, program ini ditargetkan mulai berjalan di tahun 2026. Angkanya cukup ambisius, pemerintah pusat sedang membahas target pelatihan untuk sekitar 500 ribu warga Indonesia. Namun begitu, untuk kuota spesifik di wilayah Sulut sendiri, Syachrul mengaku belum bisa memastikan berapa banyak yang akan diterima. “Hingga saat ini, kami belum dapat memberikan informasi detail soal kuota untuk Sulut,” katanya.

Di sisi lain, rencana ini diharapkan bisa jadi solusi. Optimisme itu muncul melihat maraknya kasus pemberangkatan pekerja migran secara ilegal, misalnya ke Kamboja. Dengan adanya jalur resmi yang dipersiapkan, diharapkan masyarakat tak lagi mengambil jalan berisiko.

“Kita berupaya minimal membuat masyarakat bisa mencapai medium skill. Kami jelas sayang warga kita, peluang kerja di luar negeri terbuka luas, jadi jangan berangkat secara non prosedural,” tegas Syachrul.

Ia menambahkan, peluang ke sejumlah negara maju sebenarnya sangat banyak. Lewat pelatihan dan prosedur yang benar, kesempatan itu bisa diraih dengan lebih aman.

“Yang mau ke luar negeri bisa melalui kami supaya bisa secara prosedural. Banyak sekali peluang kerja seperti ke Jepang, Jerman, dan Amerika,” katanya lagi.

Jadi, intinya pemerintah ingin memastikan warga kita punya bekal cukup. Tak cuma sekadar diantar, tapi juga punya skill yang kompetitif. Semoga saja rencana yang masih dibahas ini bisa segera terealisasi dengan baik.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler