Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian punya pesan tegas buat para kepala daerah. Menjelang momen Natal dan Tahun Baru 2026 nanti, dia melarang mereka untuk pergi ke luar negeri. Intinya, para gubernur, bupati, dan wali kota diminta betul-betul fokus di daerahnya sendiri.
“Saya juga sudah mengeluarkan Surat Edaran ya,” kata Tito saat berbincang dengan wartawan di Kantor Kemendagri, Jakarta, Selasa (9/12).
“Untuk agar kepala daerah tidak meninggalkan tempat dan tidak ke luar negeri sampai dengan tanggal 15 Januari (2026).”
Permintaannya jelas. Dia berharap para pemimpin daerah, termasuk wakilnya, benar-benar mengurus wilayah mereka. Jangan sampai lengah.
Larangan ini bukan tanpa alasan. Rupanya, ada kejadian yang memicunya. Beberapa waktu lalu, Bupati Aceh Selatan Mirwan MS memutuskan pergi umrah. Padahal, saat itu daerahnya sedang dilanda banjir. Tito menitipkan pesan khusus untuk kepala daerah yang sedang menghadapi bencana.
“Jadi betul-betul standby, terutama yang terdampak di daerah masing-masing,” tegasnya.
Di sisi lain, mantan Kapolri itu menegaskan bahwa pemerintah pusat tak akan tinggal diam. Bantuan pasti akan diberikan untuk daerah-daerah yang sedang kesusahan. Namun begitu, dukungan dari pusat harus diimbangi dengan kehadiran pemimpin di lapangan.
“Jadi rekan-rekan kepala daerah ya, bekerja keras, jangan meninggalkan tempat,” pungkas Tito.
“Tangani masyarakat yang terdampak bencana, dan kita semua pasti akan mem-backup penuh.”
Artikel Terkait
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang
Braga dan Freiburg Bersaing Ketat di Semifinal Liga Europa, Leg Kedua Jadi Penentu