✍🏻Ustadz Muhammad Abduh Negara
Pertanyaan mendasarnya sebenarnya sederhana: untuk apa kita punya pemimpin dan pemerintahan? Menurut Ustadz Muhammad Abduh Negara, jawabannya bisa kita lihat dari sudut pandang maqashid atau tujuan syariah. Intinya, pemimpin dan pemerintah punya tugas utama: mengurusi urkyat. Mereka harus memberikan layanan dengan memanfaatkan segala sumber daya negara mulai dari dana APBN hingga aparatur.
Bayangkan saja. Mustahil rakyat, baik sebagai individu atau kelompok kecil, bisa membangun ribuan jembatan atau puluhan jalan tol sendirian. Atau menciptakan lapangan kerja untuk 19 juta orang. Itu semua di luar kapasitas masyarakat biasa.
“Kalau semua harus dikerjakan rakyat sendiri, lalu apa fungsi pemimpin?” tulisnya.
Nah, karena pemimpin memikul amanah besar itu, wajar sekali jika rakyat melakukan kontrol. Kritik bahkan yang kadang terdengar seperti ejekan adalah konsekuensi logis. Soalnya, setiap kebijakan yang diambil langsung berdampak pada kehidupan sehari-hari masyarakat.
Menurutnya, hal semacam ini seharusnya sudah dipahami. Bahkan oleh rakyat awam sekalipun.
Artikel Terkait
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang
Braga dan Freiburg Bersaing Ketat di Semifinal Liga Europa, Leg Kedua Jadi Penentu