Media Jakartasatu.com Tarik Dua Berita Soechi Lines Usai Sumber Data Akui Keliru

- Kamis, 20 November 2025 | 13:25 WIB
Media Jakartasatu.com Tarik Dua Berita Soechi Lines Usai Sumber Data Akui Keliru

MURIANETWORK.COM – Redaksi MURIANETWORK.COM akhirnya mencabut dua artikelnya yang melibatkan PT Soechi Lines Tbk. Keputusan ini diambil setelah proses verifikasi dan klarifikasi yang cukup panjang. Pencabutan dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab redaksi. Pasalnya, sumber utama berita, Crisis and Economic Reform Initiative (CERI), ternyata mengakui ada kesalahan dalam data yang mereka sampaikan.

Yang menarik, CERI sendiri tak pernah mengirim surat ralat atau klarifikasi langsung ke redaksi kami. Mereka justru melayangkan surat permohonan maaf resmi ke kuasa hukum Soechi Lines sejak 22 Oktober 2025 lalu. Jadi, kami baru tahu belakangan.

Dua artikel yang ditarik itu adalah “Pertamina Sudah Bayar Pembelian MT Sembakung Sejak 2014, Tapi Tankernya Tidak Pernah Ada” yang terbit 31 Juli 2025, serta “Tiga Pintu Bisa Digunakan Kejagung Untuk Membongkar Dugaan Korupsi Puluhan Triliun Di Pertamina Perkapalan” pada 12 Agustus 2025. Sekarang, kedua tautannya sudah dinonaktifkan dan tidak bisa diakses lagi.

“Redaksi MURIANETWORK.COM menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Direksi dan seluruh jajaran PT Soechi Lines Tbk, serta kepada para pembaca setia kami atas pemberitaan yang tidak akurat ini,” ujar Pemimpin Redaksi MURIANETWORK.COM dalam pernyataan resminya, Selasa (25/11/2025).

Kronologi Klarifikasi dan Misteri Sumber BERITA

Awal ceritanya, redaksi dapat surat keberatan dari kuasa hukum Soechi Lines di pertengahan September 2025. Langsung saja, tim redaksi bergerak cepat. Mereka telusuri ulang dan berusaha konfirmasi ke CERI selaku sumber awal. Tanggal 16 September 2025, sejumlah pertanyaan klarifikasi dikirim ke sekretariat CERI. Tapi ya itu, sampai hari ini tidak ada jawaban. Sepi.

“Kami telah menghubungi pihak CERI untuk meminta klarifikasi dan konfirmasi atas bantahan dari PT Soechi Lines. Namun, hingga batas waktu yang kami tentukan, tidak ada tanggapan atau koreksi yang diberikan oleh mereka,” jelas Pimred MURIANETWORK.COM.

Namun begitu, belakangan muncul fakta baru yang cukup mengejutkan. Berdasarkan dokumen yang disampaikan kuasa hukum Soechi Lines, ternyata CERI sudah mengirim surat permohonan maaf ke perusahaan tersebut pada 22 Oktober 2025. Bahkan, dalam surat itu CERI mengakui publikasi mereka sebelumnya mengandung kekeliruan. Ini jelas membuat posisi kami jadi sulit.

“Mengacu kepada fakta baru tersebut, dengan demikian, fondasi pemberitaan kami menjadi gugur. Informasi yang kami jadikan acuan ternyata telah dikoreksi oleh sumbernya sendiri. Yang menyedihkan koreksi itu tidak disampaikan kepada kami,” tandas Pimred MURIANETWORK.COM.

Komitmen pada Kode Etik dan Ke depan

Menurut Pimred, langkah pencabutan dan permohonan maaf ini sejalan dengan Pasal 10 Kode Etik Jurnalistik tentang Hak Jawab dan Hak Koreksi. Ia mengakui, insiden ini jadi pelajaran berharga. Ke depan, proses verifikasi harus lebih ketat, tidak hanya di awal pemberitaan, tapi juga dalam memantau perkembangan dan koreksi dari sumber.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pemberitaan dan lebih kritis dalam menilai reliabilitas setiap sumber informasi ke depannya,” pungkasnya. |WAW-JAKSAT

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar