Arab Saudi secara diam-diam menggalang dukungan internasional untuk membentuk koalisi guna melindungi pelayaran di Laut Merah dari serangan kelompok Houthi Yaman. Langkah ini diambil setelah kelompok yang didukung Iran itu memberlakukan blokade maritim terhadap Saudi pada 20 Juli lalu.
Dua sumber pejabat yang mengetahui rencana tersebut mengungkapkan kepada Reuters bahwa komposisi koalisi belum difinalisasi dan masih dibahas bersama puluhan negara. Pusat Komunikasi Internasional Arab Saudi belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar terkait rencana itu.
Blokade yang diberlakukan Houthi merupakan respons atas pengepungan yang dilakukan Saudi terhadap Yaman. Arab Saudi membantah tuduhan tersebut. Sejak blokade, Houthi melancarkan serangan terhadap kapal tanker dan kargo Saudi yang melintas di Laut Merah. Militer Saudi membalas dengan menggempur fasilitas militer Houthi di pelabuhan Hodaida, Yaman.
Blokade maritim ini membuka front baru dalam perang proksi antara Iran dan Amerika Serikat yang berpotensi mengganggu pasokan energi global.
Artikel Terkait
Saudi Eksekusi Mati Pengedar Narkoba Residivis di Riyadh
Yaman Tutup Pelabuhan Mokha Usai Dihantam 25 Rudal Houthi
Kapal Berisi 3 WNI Diserang Drone di Yaman, Satu Dikabarkan Meninggal
Pakistan Kecam Serangan Houthi yang Tewaskan Tiga Warga Negaranya di Laut Merah