Lantas, siapakah Houthi? Dilansir dari Al Jazeera, berikut sekilas profil dan sejarah pasukan Houthi yang ikut berperang melawan sekutu Israel untuk membela Palestina.
Houthi merupakan kelompok militan sekutu Iran yang berbasis di Yaman. Kelompok ini merupakan bagian dari "pemberontakan" atau "poros perlawanan" Iran, sebuah aliansi milisi regional anti-Israel dan anti-Barat.
Pasukan Houthi dikenal sebagai "Ansar Allah" yang berarti pendukung Tuhan. Kelompok bersenjata ini menguasai sebagian besar wilayah Yaman, termasuk ibukota Sanaa, dan beberapa wilayah utara dan barat yang dekat dengan Arab Saudi.
Kelompok Houthi muncul sejak tahun 1990-an dan mulai dikenal pada tahun 2014 lalu ketika mereka memberontak melawan pemerintah Yaman sehingga menyebabkan pemerintah mundur dan memicu krisis kemanusiaan.
Mendapat dukungan dari Iran, Houthi menghabiskan waktu bertahun-tahun melawan koalisi militer yang dipimpin oleh Arab Saudi. Kedua negara tersebut diketahui beberapa kali pernah terlibat pertikaian, namun berakhir dengan kesepakatan damai.
Houthi kemudian menyatakan dukungan kepada Palestina dengan ikut menyerang kapal komersial dan kapal-kapal militer terutama yang bertujuan ke Tel Aviv yang berpotensi memiliki hubungan dengan Israel.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jember.jatimnetwork.com
Artikel Terkait
Bocornya Dokumen Epstein: Bali Masuk dalam Jejak Perjalanan Gelap
Dokumen Epstein Bocor: FBI Sorot Klaim Trump Dikendalikan Israel
Kain Suci Kabah Dikirim ke Jeffrey Epstein, Terungkap dari Dokumen Rahasia
Anggota DPR Soroti Iuran Rp 16,7 Triliun untuk Dewan Perdamaian Gaza