Isu soal penyebab meninggalnya influencer Lula Lahfah ramai beredar. Kabarnya, dia diduga overdosis. Tapi, polisi belum mau ambil kesimpulan. Mereka bilang, butuh autopsi dulu untuk memastikan semuanya.
Kombes Pol Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, menegaskan hal itu. "Kalau mau memastikan (penyebab kematian), ya harus dilakukan autopsi," ujarnya, Sabtu lalu.
Lula ditemukan sudah tak bernyawa di Apartemen Essence Dharmawangsa. Kejadiannya hari Jumat, tanggal 23 Januari lalu, waktu itu hampir magrib. Suasana sore yang biasanya ramai, berubah jadi tempat duka.
Menurut Budi, kronologinya korban ditemukan sekitar pukul 18.44 WIB. Saat ini, penyelidikan masih terus berjalan.
Proses Olah TKP Masih Berlangsung
Nah, terkait penyebab kematian Lula, polisi memilih berhati-hati. Tim dari Sat Reskrim Jaksel masih sibuk mengolah TKP. Mereka mendalami setiap detail kejadian.
Budi menambahkan, pihaknya juga berkoordinasi dengan keluarga untuk mendapatkan informasi yang jelas. "Petugas masih melakukan olah tempat kejadian perkara. Kami berkoordinasi dengan pihak keluarga," tutupnya.
Jadi, untuk sekarang semua masih dugaan. Masyarakat diminta menunggu hasil resmi dari otopsi dan penyelidikan yang lebih mendalam.
Artikel Terkait
Kuasa Hukum Dokter Oky Pratama Bantah Keterlibatan Klien dalam Kasus Buzzer di Bandung
Pengacara Nilai Permintaan Maaf Sarwendah Tak Tulus karena Tak Langsung Ditujukan ke Ruben Onsu
Aurel Hermansyah Ungkap Hari Terburuk Jadi Ibu Usai Putrinya Azura Jatuh dari Tangga dan Dirawat di RS
Surya Saputra Laporkan Akun Palsu di X yang Catut Namanya untuk Sebar Ujaran Kebencian, Ternyata Penggemar Arya Saloka