Korban Tewas Penembakan di Sekolah Thailand Bertambah Jadi Delapan Orang

- Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:06 WIB
Korban Tewas Penembakan di Sekolah Thailand Bertambah Jadi Delapan Orang

Seorang anak perempuan berusia 12 tahun yang terluka dalam penembakan di sebuah sekolah di Thailand meninggal dunia pada Sabtu (8/8). Dengan demikian, total korban tewas dalam insiden tersebut menjadi delapan orang, termasuk kakek-nenek pelaku yang tewas di rumah mereka.

Sebelumnya, pada Jumat (7/8), seorang remaja laki-laki berusia 14 tahun menembak kakek-neneknya, lalu melancarkan aksi penembakan membabi buta di sekolahnya di utara Bangkok. Pelaku akhirnya mengarahkan senjata ke dirinya sendiri.

Kementerian kesehatan Thailand mengonfirmasi kematian korban termuda tersebut dalam pernyataan resmi. "Satu orang lagi telah meninggal dunia, seorang anak perempuan berusia 12 tahun," demikian bunyi pernyataan itu.

Selain korban tersebut, penembakan ini juga merenggut nyawa seorang guru matematika, seorang guru psikologi, dan seorang staf pengajar. Perdana Menteri Anutin Charnvirakul, yang mengunjungi sekolah tersebut, mengatakan lebih dari 30 orang terluka dalam insiden ini.

Hingga Sabtu malam, empat belas orang masih dirawat di rumah sakit, dengan tujuh di antaranya dalam kondisi kritis. Polisi terus memeriksa saksi-saksi, termasuk orang tua pelaku, untuk mengungkap motif di balik kejadian ini.

Thailand dikenal memiliki salah satu tingkat kepemilikan senjata api tertinggi di kawasan ini. Diperkirakan sekitar 10 juta senjata api beredar di negara tersebut, atau kira-kira satu senjata untuk setiap tujuh penduduk.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags