Kasus dugaan penipuan yang melibatkan Rully Anggi Akbar, suami komedian Boiyen, terus memanas. Yang menarik, kini sorotan mulai mengarah pada sang istri. Ada dugaan kuat bahwa Boiyen sebenarnya sudah tahu soal masalah yang menjerat suaminya itu sejak lama. Hal ini bukan cuma isapan jempol belaka.
Menurut sejumlah saksi, pernyataan Rully sendiri di sebuah konferensi pers justru jadi bumerang. Dia disebut-sebut blunder dengan mengaku telah menceritakan semuanya pada Boiyen, dari A sampai Z, bahkan sejak masa pacaran mereka dulu.
Kuasa hukum korban, Santo Nababan, tak mau ketinggalan memberi sindiran. Saat ditemui di Tebet, Jakarta Timur, Kamis lalu, dia melontarkan pertanyaan yang cukup menusuk.
"Siapa tahu istrinya membantu nanti 400 juta,"
ucap Santo, menyindir kemungkinan Boiyen turun tangan melunasi uang yang diduga dibawa lari suaminya.
Di sisi lain, pihak korban justru merasa berterima kasih atas 'keterusterangan' Rully itu. Informasi bahwa Boiyen mengetahui segalanya dari awal dianggap sebagai angin segar untuk kasus mereka.
"Itu makanya gini loh, makanya saya bilang terima kasih. Dia mengatakan sudah menceritakan dari A sampai Z semenjak pacaran,"
jelas perwakilan korban, Rio. Mereka kini berencana melaporkan Rully dengan pasal yang berbeda, berharap informasi baru ini bisa memperkuat proses hukum.
"Jadi kami berharap informasi itu bisa membantu untuk penyelesaiannya. Oke itu ya, terima kasih Bang. Oke siap,"
tutupnya.
Seperti diketahui, Rully Anggi Akbar dilaporkan ke polisi oleh Rio terkait dugaan penipuan bisnis. Gelombang sindiran dan perkembangan terbaru ini jelas menambah rumit suasana, sekaligus menggeser perhatian publik ke sang komedian ternama.
Artikel Terkait
Pengacara Nilai Permintaan Maaf Sarwendah Tak Tulus karena Tak Langsung Ditujukan ke Ruben Onsu
Aurel Hermansyah Ungkap Hari Terburuk Jadi Ibu Usai Putrinya Azura Jatuh dari Tangga dan Dirawat di RS
Surya Saputra Laporkan Akun Palsu di X yang Catut Namanya untuk Sebar Ujaran Kebencian, Ternyata Penggemar Arya Saloka
Aktor China Jin Ze Meninggal Dunia di Usia 33 Tahun, Agensi Minta Publik Hormati Privasi Keluarga