Anrez Adelio Buka Suara: "Aku Sudah Upayakan yang Terbaik"
Intinya, ia membantah. Bantahan itu ia lontarkan dengan nada sedikit bingung, bahkan terkesan kaget. Menurut Anrez, jauh sebelum berita ini ramai di media, upaya penyelesaian secara kekeluargaan sudah ia jalankan. Pertemuan dengan keluarga Icel pun konon sudah terjadi.
Yang membuatnya geram, justru pernyataan dari pihak Icel yang menyebutnya tak punya itikad baik. Padahal, dalam pandangannya, langkah-langkah serius sudah diambil. Bahkan, untuk menunjukkan keseriusannya, ia sudah melibatkan pengacara senior Ramzi sebagai pendamping dalam proses tersebut.
"Sebenarnya sudah ada itikad baik. Makanya yang bikin aku bingung dan kaget, aku dibilang tidak ada itikad baik, tidak ada pertanggungjawaban,"
Ucapannya itu ia sampaikan di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin lalu. Suasana saat itu terlihat cukup tegang.
Ia melanjutkan penjelasannya. Komunikasi resmi, klaim Anrez, sudah berjalan. "Aku sudah bertemu sama keluarga. Aku sudah ngobrol, maksudnya aku dengan kuasa hukum dan perwakilan keluarga dia pun dengan keluarganya sudah ngobrol," jelasnya lagi, mencoba melukiskan bahwa dialog telah terbuka.
Namun begitu, ada satu hal yang jelas-jelas ia sesali. Persoalan yang awalnya ingin diselesaikan secara privat ini akhirnya terbawa ke ranah publik. Ia merasa upaya kekeluargaan yang sudah dibangun jadi seperti sia-sia.
"Jauh sebelum ini semua ter-blow up, jauh sebelum kabar tidak mengenakkan ini menjadi konsumsi publik, aku dan keluarga, aku dan kuasa hukum pasti sudah melakukan hal yang baik gitu loh,"
Tekadnya untuk meluruskan keadaan tampak kuat. Anrez menyebut rencana menggelar konferensi pers dalam waktu dekat. Tujuannya satu: klarifikasi. Memberikan versinya langsung ke publik, tanpa filter.
"Pokoknya aku tegaskan dari awal, aku selalu mencoba mengupayakan semuanya sebaik mungkin," tutupnya, menekankan poin terakhir.
Latar belakang keributan ini, seperti banyak diberitakan, bermula dari laporan Icel ke Polda Metro Jaya akhir Desember 2025. Laporan itu terkait dugaan pelecehan seksual. Inti persoalannya, Anrez dituding lepas tangan dan tak bertanggung jawab atas kehamilan Icel yang diduga merupakan hasil hubungan mereka.
Dari sisi Icel, ceritanya lain. Ia mengaku pernah dapat pengakuan dari Anrez soal kehamilannya. Bahkan, janji untuk bertanggung jawab lewat pernikahan sempat diucapkan. Tapi janji itu menguap begitu saja. Dan pernikahan yang dinanti pun tak kunjung terwujud, yang akhirnya mendorong Icel untuk mengambil langkah hukum.
Kini, bola ada di dua pihak. Satu sisi merasa sudah berbuat benar, sisi lain merasa dikhianati. Publik hanya bisa menunggu perkembangan berikutnya.
Artikel Terkait
Pengacara Nilai Permintaan Maaf Sarwendah Tak Tulus karena Tak Langsung Ditujukan ke Ruben Onsu
Aurel Hermansyah Ungkap Hari Terburuk Jadi Ibu Usai Putrinya Azura Jatuh dari Tangga dan Dirawat di RS
Surya Saputra Laporkan Akun Palsu di X yang Catut Namanya untuk Sebar Ujaran Kebencian, Ternyata Penggemar Arya Saloka
Aktor China Jin Ze Meninggal Dunia di Usia 33 Tahun, Agensi Minta Publik Hormati Privasi Keluarga