Nama Ayu Ting Ting lagi ramai dibicarakan. Tapi kali ini, bukan karena kasus atau skandal. Justru sebaliknya, semuanya berawal dari sebuah doa sederhana yang ia panjatkan untuk putrinya, Bilqis. Doa itu kini jadi bahan parodi di mana-mana.
Dinyanyikan dengan irama lembut penuh kasih, potongan suara "Ya Allah lindungi Bilqis" itu tiba-tiba meledak di media sosial. Viral. Orang-orang lalu meniru dan memodifikasinya, mengganti nama Bilqis dengan nama teman atau hal-hal lucu lainnya. Begitu juga dengan kalimat "Ya Allah, sehatkan Bilqis". Sound itu seakan jadi bahan baku utama untuk konten hiburan dan parodi belakangan ini.
Lantas, dari mana asalnya? Ayu sendiri yang menjelaskan. Dalam sebuah podcast bersama Sara Wijayanto, pedangdut itu bercerita kalau lagu doa itu adalah kebiasaannya saat menimang sang anak.
"itu waktu bayi, kalau lagi ngindung-ngindungin dia aja. Itu di nyanyiin setiap gendong, setiap apa-apa itu pasti,"
Jadi, itu murni ungkapan kasih sayang seorang ibu. Ritual harian. Ayu juga bilang, sebenarnya ia tak banyak menuntut. Harapannya untuk Bilqis sederhana saja.
"Pinginnya dia jadi orang sukses, orang yang berhasil, apapun itu yang dia cita-citakan semoga Allah Jabah, dan selalu dalam lindungan Allah,"
Yang menarik, meski doa pribadinya dijadikan bahan lelucon, Ayu sama sekali tak marah. Malah, ia ikut-ikutan memakainya. Di akun TikTok-nya @ayutingting, ia mengunggah video sedang menggendong keponakannya dengan backsound doa yang sama. Keterangannya pun bernada rindu: "Jadi inget iqis kecil. Memey sekarang yg bunda gendong y nak".
Warganet pun langsung merespons. Komentar berdatangan. Ada yang bilang, "Tuh kan pasti dia bikin". Yang lain mengaku tak sengaja ikut bersenandung, "DIEEEEEMMMM YUUUU, gw tdi nyuci piring tau2 keluar sendiri dri mulu gw dan hapal pula". Suaranya memang sudah melekat di kepala.
Di sisi lain, sebagai seorang artis yang juga ibu, Ayu punya batasan. Ia mengaku sudah kebal dengan komentar negatif yang ditujukan padanya. Tapi lain cerita kalau yang diserang adalah Bilqis.
"Paling anak sih ya, lebih ke Bilqis, maksudnya kalo dia kan bukan artis jadi yaudah kalo mau di hate comment kita aja jangan kemana-mana,"
Baginya, anak-anak tak seharusnya terlibat. Meski begitu, ia mencoba bersikap santai. "tapi karena udah terbiasa buat Ayu kaya entar juga lewat berapa menit lagi gitu," katanya. Bahkan, ia bisa bersyukur. Keberadaan para "haters" yang terus membicarakannya justru membuat namanya tak pernah benar-benar hilang.
"tapi bersyukur juga sih dengan haters-haters diluar sana yang selalu ngomongin setiap hari, sama aja kan kita gak bisa dilupain, selalu ada dalam pikiran mereka, ya Alhamdulillah masih diingat,"
Begitulah. Dari sebuah doa intim seorang ibu, tercipta fenomena viral yang diterima dengan lapang dada. Mungkin itu kekuatannya. Atau, seperti kata banyak orang, memang segalanya bisa terjadi di dunia media sosial.
Artikel Terkait
PRIMARIA FEST 2026 Siap Digelar di Empat Kota, Angkat Indonesian Bounce Music ke Panggung Lebih Luas
RCTI Luncurkan Healing Jalur King Nassar, Variety Show yang Padukan Curhat, Musik, dan Empati
Yenny Wahid Akui Salah Dress Code di Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju
Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Sebut Ahmad Dhani Sahabat dan Kader Gerindra