Angelina Jolie Tampilkan Bekas Luka Mastektomi: Sebuah Cerita Keberanian yang Lama Terpendam
Angelina Jolie kembali menggebrak. Kali ini, bukan lewat peran di layar lebar, tapi dengan sebuah keputusan yang sangat personal. Di usia 50 tahun, untuk pertama kalinya, ia secara terbuka memperlihatkan bekas luka mastektomi ganda yang dijalaninya lebih dari sepuluh tahun silam. Langkahnya ini langsung menyita perhatian.
Foto-foto itu diambil dalam sebuah sesi pemotretan khusus. Di sana, aktris yang dulu dikenal sebagai istri Brad Pitt itu, dengan penuh keyakinan, membiarkan kamera menangkap jejak operasi pencegahannya di tahun 2013. Keputusan berat itu dulu diambil setelah ia mengetahui dirinya membawa gen BRCA1 gen yang secara signifikan meningkatkan risiko kanker payudara dan ovarium.
“Aku berbagi bekas luka dengan banyak wanita yang kucintai,” ujar Jolie, suaranya terdengar haru.
“Dan aku selalu terharu melihat wanita lain membagikan bekas luka mereka.”
Bagi Jolie, momen ini bukan sekadar ekspos. Ada tujuan yang jauh lebih dalam. Ia ingin bergabung dengan suara-suara perempuan lain, mengubah narasi seputar mastektomi dari sesuatu yang disembunyikan menjadi simbol kekuatan dan kesadaran.
“Aku memutuskan untuk ini karena tahu kalau Time France akan membahas informasi soal kesehatan payudara, pencegahan, dan pengetahuan tentang kanker,” sambungnya, menjelaskan alasan di balik kolaborasinya dengan majalah tersebut.
Foto-foto penuh makna itu rencananya akan menghiasi sampul Time France edisi 18 Desember 2025 mendatang. Sebuah visual yang kuat, yang diharapkan bisa membuka percakapan lebih luas.
Nah, bagi yang mungkin belum terlalu familiar, mastektomi itu sendiri adalah prosedur bedah untuk mengangkat jaringan payudara. Tujuannya bisa untuk pengobatan, atau seperti kasus Jolie, sebagai tindakan pencegahan bagi mereka yang berisiko tinggi. Prosedurnya bisa bervariasi, mulai dari pengangkatan sebagian hingga seluruh payudara, dan terkadang melibatkan kelenjar getah bening di sekitarnya.
Intinya, langkah Jolie ini lebih dari sekadar berita selebriti. Ini tentang seorang perempuan yang menggunakan pengalaman pribadinya yang paling intim untuk menyentuh hidup orang banyak. Untuk mengingatkan kita semua akan pentingnya kesadaran dan pencegahan dini.
Artikel Terkait
Ribuan Jamaah Hadiri Pengajian 40 Hari Meninggalnya Vidi Aldiano di Jakarta
MNCTV dan GTV Gelar Festival Keluarga dan Aksi Sosial di Karawang
Manajer Ungkap Dampak Ekonomi Vonis 6 Tahun Nikita Mirzani: Kontrak Jangka Panjang Batal
Shindy Fioerla Ungkap Body Shaming dari Suami, Jadi Motivasi Jalani Operasi Bariatrik