Lesti Kejora Tetap Syuting dan Turun ke Medan di Usia Kandungan Tujuh Bulan

- Rabu, 10 Desember 2025 | 09:15 WIB
Lesti Kejora Tetap Syuting dan Turun ke Medan di Usia Kandungan Tujuh Bulan

Di usia kehamilannya yang sudah menginjak tujuh bulan, Lesti Kejora ternyata masih aktif syuting. Ya, artis yang tengah menantikan kelahiran anak pertamanya itu tetap menjalani pekerjaannya di dunia sinetron. Hal ini tentu saja menarik perhatian banyak orang. Bagaimana kondisi tubuhnya? Apakah tidak terlalu berat?

Rizky Billar, sang suami, mengaku sempat merasa was-was. Melihat istri tercinta tetap berkutat dengan jadwal syuting padahal perutnya sudah membesar, kekhawatiran memang wajar muncul.

"Awalnya sih khawatir, tapi kembali lagi, dia kan udah bisa ngukur dirinya sendiri kemampuannya,"

kata Billar dalam sebuah wawancara di Cibubur, Depok, Selasa lalu. Ia percaya betul pada Lesti. Menurutnya, sang istri adalah orang yang paling paham batasan tubuhnya sendiri, kapan harus berhenti dan kapan masih sanggup melanjutkan.

Selain itu, mereka juga punya langkah antisipasi. Konsultasi rutin dengan dokter kandungan jadi salah satu kuncinya. Dengan begitu, segala aktivitas bisa dipastikan aman untuk ibu dan calon bayi.

"Itu bukan hal yang harus dipermasalahkan, apalagi kita punya dokter yang memang kapan saja bisa di konsultasi,"

tutur Billar meyakinkan.

Kesibukan mereka bukan cuma di dunia hiburan. Beberapa waktu lalu, pasangan ini bahkan menyempatkan diri terbang ke Sumatera. Tujuannya: melihat langsung dan menyalurkan bantuan untuk korban banjir yang melanda wilayah tersebut. Dan meski hamil besar, Lesti terlihat baik-baik saja selama perjalanan.

"Karena kita dititipkan, jadi amanah Alhamdulillah. Kita memang merencanakannya udah lama dari awal-awal, cuma memang baru terealisasikannya sekarang,"

ujar Lesti.

Jadwal syuting yang padat tak lantas mematikan niatnya. Lesti bersyukur masih bisa meluangkan satu hari penuh untuk turun langsung. Bagi dia, ini adalah kesempatan berharga untuk memenuhi hasratnya membantu sesama, sekaligus melihat kondisi di lapangan dengan mata kepala sendiri.

Rupanya, keinginan untuk berangkat ke lokasi bencana itu datang dari Lesti.

"Awalnya kakak yang mau kesana, cuma aku mau ikut. Aku mau tau kondisinya gimana karena kan aku juga pernah ngerasain ada di posisi mereka,"

kata wanita 26 tahun itu. Pengalaman pribadinya di masa lalu rupanya mendorongnya untuk hadir dan merasakan empati yang lebih dalam.

Billar lalu bercerita sedikit tentang pemandangan yang mereka saksikan saat tiba di Medan. Banjir memang sudah mulai surut, tapi dampaknya masih terasa sangat berat.

"Alhamdulillah kondisinya sudah surut, tapi memang sebagian besar kondisi ekonomi pasti lumpuh. Kekurangan bahan pangan segala macam,"

katanya menggambarkan.

Mereka bersyukur, perjalanan dan penyaluran bantuan bisa berjalan lancar. Billar juga tak lupa mengucap terima kasih pada para donatur yang telah mempercayai mereka sebagai perantara kebaikan.

Kini, semua bantuan telah sampai di tangan yang membutuhkan. Harapan mereka tinggal satu: semoga masyarakat di daerah terdampak bisa segera bangkit dan pulih seperti sedia kala.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler