Pemerintah Korea Selatan akan segera membentuk komite deregulasi yang secara khusus bertugas memperbaiki regulasi yang menghambat perusahaan rintisan atau startup di industri-industri baru. Perdana Menteri Han Seong-sook mengungkapkan hal ini pada Rabu (12/8).
Komite tersebut akan berada di bawah Komite Rasionalisasi Regulasi Kepresidenan dan secara khusus menangani regulasi yang menghambat perusahaan rintisan dan perusahaan modal ventura. “Komite ini akan menangani regulasi terkait industri baru dan teknologi baru secara terpisah agar dapat memperbaikinya dengan cepat. Komite ini akan berfungsi sebagai organisasi khusus yang menangani regulasi bagi startup dan perusahaan ventura,” kata Han, seperti dikutip dari Yonhap News pada Kamis (13/8).
Han juga menekankan pentingnya peran usaha kecil dan menengah (UKM) dalam inisiatif tiga proyek raksasa atau three megaprojects. Inisiatif ini menyerukan transformasi nasional yang didorong oleh sektor semikonduktor, physical AI, dan pusat data AI.
Pemerintah menargetkan pembangunan dua pabrik fabrikasi cip memori oleh Samsung Electronics Co serta dua fabrikasi oleh SK hynix Inc di Kota Gwangju dan wilayah Provinsi Jeolla di sekitarnya, Korea Selatan bagian barat daya. “Untuk memastikan proyek-proyek raksasa ini berhasil, UKM harus memainkan peran penting sebagai pemain utama dalam ekosistem,” kata Han.
Menurut Han, pemerintah harus menciptakan siklus yang baik, di mana investasi dan hasil yang diperoleh mendorong pertumbuhan bagi semua pihak.
Artikel Terkait
Karyawati Restoran Korea di Surabaya Lapor Dugaan Kekerasan Seksual oleh Bos WNA
Trump Klaim Korut Punya 57 Nuklir, Korsel Bantah
Korsel Deteksi 10 Rudal Balistik Korut, Langsung Gelar Rapat Keamanan
Galaxy Z Fold 8 Mencuri Hati Gen Z Korea, iPhone Mulai Ditinggalkan