Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Indonesia berada dalam kondisi yang jauh lebih kuat dibandingkan tahun lalu dalam menghadapi musim kemarau dan fenomena El Nino yang diprediksi berlangsung hingga Oktober. Kepala Bapanas yang juga Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, mengungkapkan optimisme bahwa Indonesia mampu melewati masa kering ini berkat peningkatan signifikan cadangan beras nasional.
"Dulu pada saat terjadi El Nino (2023), kita ada stok (cadangan) beras nasional sekitar 1,5 juta ton. Sekarang ada sekitar 5,2 juta ton," ujar Amran saat kunjungan kerja ke Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (23/7/2026). Ia merinci, stok CBP sebelum puncak El Nino 2023 di awal September hanya 1,52 juta ton. Kini, per 22 Juli 2026, stok beras yang dikelola Perum Bulog mencapai 5,24 juta ton melonjak 244,74 persen dibandingkan momen serupa tahun lalu.
"Nah semua ini adalah pertahanan kita untuk mengantisipasi kekeringan. Kita sudah pengalaman El Nino tahun 2015, 2023, 2024. Dengan pengalaman ini, dulu saja kita bisa penyesuaian saat El Nino, alhamdulillah kita bisa lolos," katanya.
Amran meminta masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan, terutama beras. "Jadi kita tidak perlu khawatir, karena kapasitas yang diperlukan selama musim kemarau biasanya sekitar 3 juta ton, sedangkan kita ada stok sekarang masih 5,2 juta ton, masih ada lebih 2 juta ton," sebutnya.
Pemerintah akan terus menyalurkan beras melalui berbagai program. Per 22 Juli 2025, dari target program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras periode Maret-Desember sebesar 828 ribu ton, sebanyak 61,32 persen atau 507,75 ribu ton telah terealisasi. Sementara itu, melalui program bantuan pangan beras tahap kedua alokasi Juli-September, pemerintah akan menggerojok 997,2 ribu ton beras secara serentak mulai Agustus. Target penerima mencapai 33,24 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh provinsi.
Artikel Terkait
Mentan Amran Resmikan Peternakan Sapi Perah Terbesar di Indonesia di Brebes
Harga Telur di Tingkat Peternak Mulai Merangkak Naik, Peternak Berharap Bantuan Pangan Digulirkan Kembali
Harga Gabah Tembus Rp7.000 per Kg, Bapanas Sebut Petani Makin Bahagia
Bapanas: Kenaikan Harga Gabah Kering Panen Untungkan Petani