PT Intra Golflink Resorts Tbk (GOLF) memutuskan untuk membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham sebesar Rp10,36 miliar, atau setara dengan 20 persen dari laba bersih yang diraih perseroan pada tahun buku 2025 yang mencapai Rp51,81 miliar. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta pada Selasa, 3 Juni 2026.
Direktur Utama Intra Golflink Resorts, Dwi Febri Astuti, mengungkapkan bahwa dari total laba bersih tersebut, sebanyak 20 persen atau senilai Rp10.361.884.848 akan dibagikan sebagai dividen tunai secara proporsional kepada seluruh pemegang saham. Pernyataan itu disampaikan dalam public expose di Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Di sisi lain, perseroan juga menyisihkan 30 persen dari laba bersih atau sekitar Rp15,54 miliar sebagai cadangan wajib. Langkah ini ditempuh untuk memenuhi ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Sementara itu, sisa laba bersih sebesar 50 persen atau senilai Rp25,90 miliar dialokasikan sebagai cadangan lainnya.
Dana cadangan tersebut rencananya akan digunakan kembali sebagai modal internal guna memperkuat struktur permodalan serta mendanai ekspansi proyek-proyek yang tengah berjalan. Atas keputusan ini, rapat memberikan kuasa penuh kepada direksi perseroan untuk mengatur lebih lanjut tata cara, jadwal, penentuan recording date, hingga pelaksanaan teknis pembagian dividen tunai sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pasar modal.
Sepanjang tahun buku 2025, GOLF mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp215,5 miliar, tumbuh 8,9 persen secara tahunan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp198,0 miliar. Kinerja positif ini ditopang oleh dua faktor utama. Pertama, pertumbuhan segmen golf, khususnya dari New Kuta Golf Bali yang berhasil mencatatkan pendapatan Rp182,3 miliar, atau tumbuh 95,9 persen secara tahunan. Lonjakan ini didorong oleh meningkatnya daya tarik kawasan serta berbagai inisiatif peningkatan kualitas lapangan dan fasilitas pendukung.
Kedua, dimulainya pengakuan pendapatan dari segmen real estate melalui serah terima unit The Links Golf Villa Cluster 1. Segmen ini menyumbang realisasi pendapatan sektor properti sebesar Rp68,4 miliar, termasuk pengembangan Sequoia Hills di Sentul. Dengan strategi ekspansi yang berjalan, perseroan optimistis dapat terus memperkuat fundamental bisnis ke depan.
Artikel Terkait
Kompetisi Trading Saham KISI Challenge: Step Higher Raup Lebih dari 7.000 Peserta, Hadiah Mewah Masih Diperebutkan
Dana IPO Rp4,66 Triliun PT Merdeka Gold Resources Tbk Ludes Terpakai dalam Delapan Bulan
Blibli Tunda RUPSLB, Jadwal Baru 15 Juni 2026 Bahas Penerbitan 9,5 Miliar Saham Baru
IHSG Terkoreksi 1,29 Persen di Awal Sesi, Dipicu Aksi Profit Taking dan Sentimen Makro Negatif