Di sisi lain, seluruh sektor kompak menghiasi monitor dengan warna merah. Sektor bahan baku jadi yang terparah, kolaps lebih dari 10 persen. Energi dan infrastruktur juga tak kalah menderita, terkoreksi dalam kisaran 6-7 persen. Bahkan sektor yang biasanya lebih tahan banting seperti keuangan dan kesehatan pun ikut terseret, meski penurunannya tak sedahsyat yang lain.
Di tengah pekatnya merah, masih ada sedikit titik terang. Beberapa saham berhasil melawan arus dan mencetak keuntungan. INTD, SOHO, dan SWID adalah jagoan hari itu, dengan kenaikan yang cukup fantastis hingga di atas 17 persen.
Tapi, pemenang hari ini jelas adalah para pemegang saham yang masuk dalam daftar top losers. CUAN, ENRG, dan FILM sama-sama terpangkas 15 persen, menjadi simbol betapa kerasnya koreksi kali ini.
Hari yang berat bagi investor. Sekarang, semua mata tertuju pada perdagangan hari Selasa: apakah ini hanya koreksi sesaat, atau awal dari tren yang lebih dalam? Kita lihat saja nanti.
Artikel Terkait
Demutualisasi BEI Mandek, OJK Masih Menunggu Payung Hukum dari Pemerintah
Di Balik Anjloknya IHSG, Investor Asing Justru Borong Rp 654,9 Miliar
Harga Telur dan Cabai Merah Dorong Deflasi di Tiga Provinsi Sumatera
OJK Soroti Aksi Rebalancing Investor di Balik IHSG Anjlok 5%