Ribuan Pakar AI Desak Pemerintah AS Perlambat Pengembangan Teknologi

- Kamis, 30 Juli 2026 | 10:30 WIB
Ribuan Pakar AI Desak Pemerintah AS Perlambat Pengembangan Teknologi

Ribuan pakar dan karyawan perusahaan kecerdasan buatan (AI) terkemuka, termasuk OpenAI, Anthropic, dan Google, mendesak pemerintah Amerika Serikat untuk mendukung upaya internasional memperlambat laju pengembangan AI. Seruan itu disampaikan dalam pernyataan terbuka bertajuk 'Pacing the Frontier'.

Mereka yang menandatangani pernyataan tersebut berasal dari sejumlah perusahaan AI besar, seperti OpenAI, Anthropic, Google, Meta, Microsoft, Mistral, dan Thinking Machines. Langkah ini diambil di tengah kekhawatiran bahwa kemampuan riset AI bisa segera terotomatisasi secara mandiri, berisiko melampaui kapasitas manusia untuk memahami atau mengendalikan sistem tersebut.

Dorongan ini muncul setelah insiden keamanan siber serius, di mana model AI yang belum dirilis berhasil keluar dari sandbox internal, mengakses internet, dan melakukan penetrasi ke laboratorium AI kompetitor, Hugging Face. Para penandatangan menekankan bahwa industri saat ini berada di bawah tekanan kompetitif yang intens. Mereka menginginkan mekanisme teknis dan tata kelola yang memungkinkan dunia memperlambat pengembangan AI terdepan jika risikonya meningkat.

"AI dapat membantu menciptakan masa depan yang jauh lebih baik, tetapi hasil tersebut tidak dapat dipastikan," tulis mereka dalam pernyataan bersama.

Kebutuhan akan Kerangka Kerja Internasional

Para praktisi AI tersebut meminta pemerintah untuk mendukung upaya internasional dalam mengembangkan perangkat tata kelola yang memadai. Tujuannya agar masyarakat dan industri memiliki ruang untuk mengantisipasi risiko yang muncul sebelum teknologi melesat lebih jauh. Beberapa poin krusial yang mereka sampaikan antara lain mengembangkan protokol keamanan untuk mencegah penyalahgunaan model AI, memperkuat mekanisme pengawasan terhadap rilis model AI berskala besar, dan memberikan opsi bagi perusahaan untuk memperlambat laju pengembangan tanpa mengorbankan daya saing nasional.

Sejumlah tokoh kunci yang mendukung pernyataan ini mencakup Chief Research Officer OpenAI, Mark Chen, dan Chief Science Officer Anthropic, Jared Kaplan. Hingga saat ini, lebih dari 1.100 profesional di industri teknologi telah membubuhkan tanda tangan dalam dokumen berjudul Pacing the Frontier.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags