Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, bertemu dengan Wali Kota Padang, Fadly Amran, untuk membahas sejumlah rencana pembangunan di kota tersebut. Salah satu yang menjadi sorotan adalah percepatan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Palukahan yang berlokasi di Air Dingin, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah.
Pertemuan yang digelar Jumat (21/8) itu turut dihadiri oleh Kepala Balai Cipta Karya Sumbar, Maria Doeini Isa, beserta jajarannya. Hadir pula anggota DPRD Sumbar Verry Mulyadi, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Padang Wahyu Hidayat, Ketua Komisi II DPRD Padang Rachmad Wijaya, Ketua Dewan Pengawas Perumda Air Minum Kota Padang Didi Aryadi, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Padang Fadelan.
Andre secara khusus mendorong percepatan penyediaan lahan untuk pembangunan SPAM Palukahan yang menghabiskan dana sekitar Rp400 miliar. Ia menegaskan akan terus mengawal koordinasi tersebut agar berbagai kebutuhan pembangunan dapat segera dituntaskan dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat Kota Padang.
Menurut Andre, pembangunan SPAM Palukahan membutuhkan total lahan sekitar 13.000 meter persegi. Saat ini, baru sekitar 5.000 meter persegi yang tersedia, sehingga masih ada kekurangan 8.000 meter persegi yang harus segera disiapkan.
"Kita berkoordinasi soal tanahnya sehingga harapannya bisa segera dieksekusi. Pembangunan ini akan menyediakan air bersih 500 liter per detik untuk masyarakat Kota Padang sebagai pengganti Gunung Pangilun," kata Andre dalam keterangannya, Sabtu (22/8/2026).
Andre menekankan bahwa penyediaan lahan menjadi kunci agar proyek ini bisa berjalan. Karena itu, ia meminta koordinasi antara Pemko Padang dan Balai Cipta Karya Sumbar terus dipercepat.
Senada dengan Andre, Kepala Balai Cipta Karya Sumbar, Maria Doeini Isa, juga menyoroti pentingnya menyelesaikan kekurangan lahan tersebut. Ia menyebut tambahan 8.000 meter persegi harus segera dicarikan karena dibutuhkan untuk mendukung pembangunan dalam waktu dekat.
"Terima kasih Pak Andre dan Pak Fadly yang telah membantu dalam pembangunan ini. SPAM ini mampu memproduksi air bersih 500 liter per detik," ujar Maria.
Menanggapi hal itu, Wali Kota Padang Fadly Amran memastikan Pemko Padang akan segera menindaklanjuti persoalan lahan tersebut. "Tentu akan kita proses secepatnya, baik masalah tanah maupun yang lainnya. Insya Allah secepatnya akan kita finalkan," kata Fadly.
Selain SPAM Palukahan, pertemuan tersebut juga membahas rencana SPAM Universitas Andalas, pengelolaan sampah melalui TPS-RDF, reboisasi di kawasan Gunung Nago dan Batu Busuk, serta rencana bantuan becak motor untuk mendukung pengelolaan sampah.
Artikel Terkait
GOR Rawang Kembali Hidup, Lintasan Lari Baru Serbu Warga Pariaman
Pemerintah Siapkan Rp220 Miliar Bangun Kembali Batu Busuk Usai Galodo Sumbar
Pemerintah Pastikan Jembatan Anduriang Dibangun dengan APBN, Normalisasi Sungai Rp 218 Miliar
Dukungan Pusat untuk Air Bersih Padang Hampir Rp1 Triliun