Dirut BULOG Raih Gelar Doktor dari UI, Fokus Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

- Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:01 WIB
Dirut BULOG Raih Gelar Doktor dari UI, Fokus Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Direktur Utama Perum BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han., resmi menyandang gelar doktor dari Sekolah Pascasarjana Universitas Indonesia (UI). Ia dinyatakan lulus setelah menyelesaikan Program S3 bidang Pembangunan Berkelanjutan pada Jumat (21/8/2026). Bagi Ahmad Rizal, capaian akademik ini bukan sekadar gelar, melainkan bagian dari upaya memperkuat kapasitas dan wawasan untuk mendukung ketahanan serta kemandirian pangan nasional.

Dalam keterangannya, Ahmad Rizal mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran proses pendidikan yang ditempuhnya. Ia juga mendedikasikan gelar doktor tersebut kepada orang tua, keluarga, dan semua pihak yang telah memberikan dukungan selama menempuh studi.

"Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan pendidikan Program Doktor di Sekolah Pascasarjana Universitas Indonesia bidang Pembangunan Berkelanjutan dengan lancar. Saya juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada orang tua dan keluarga atas doa, dukungan, dan pengorbanan yang senantiasa diberikan," ujarnya.

Menurut Ahmad Rizal, pendidikan doktoral yang dijalaninya merupakan ikhtiar untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara, terutama melalui peran BULOG dalam memperkuat ketahanan pangan. Ia menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI, Menteri Pertanian, Menko Pangan, Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Darat, serta keluarga besar Perum BULOG atas dukungan dan doa yang diberikan.

"Terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Menteri Pertanian Republik Indonesia, Bapak Menko Pangan, Panglima TNI, Bapak Kasad, serta seluruh keluarga besar BULOG yang telah memberikan dukungan, support, dan doa restu kepada saya sehingga dapat menyelesaikan pendidikan ini dengan baik. Pencapaian ini tentu tidak terlepas dari doa dan dukungan dari banyak pihak," katanya.

Bagi Ahmad Rizal, gelar doktor bukanlah akhir perjalanan. Ia menegaskan bahwa ilmu yang diperolehnya akan diimplementasikan untuk meningkatkan pengabdian kepada bangsa dan negara. "Ilmu yang saya dapatkan selama menempuh pendidikan ini akan kami manfaatkan dan implementasikan untuk meningkatkan pengabdian kepada bangsa dan negara. Ke depan, kami ingin BULOG semakin profesional, semakin kuat, dan mampu menjalankan perannya sebagai orkestrator logistik pangan nasional, bahkan memiliki kapasitas dan daya saing di tingkat internasional," ujarnya.

Ia menilai cita-cita tersebut sejalan dengan potensi besar Indonesia, baik dari sisi sumber daya, posisi strategis, maupun peluang pertumbuhan ekonomi. "Potensi Indonesia ke depan luar biasa. Karena itu, cita-cita saya adalah membawa BULOG menjadi orkestrator logistik nasional yang profesional dan kuat, bahkan memiliki potensi untuk berperan di dunia internasional. Ini tentu membutuhkan kerja bersama, profesionalisme, inovasi, dan komitmen seluruh insan BULOG," tegasnya.

Lebih lanjut, Ahmad Rizal menambahkan bahwa penguatan peran BULOG akan terus diarahkan untuk menjawab tantangan pangan yang semakin kompleks dan mendukung agenda pembangunan nasional berkelanjutan. "BULOG akan terus menjadi pelopor swasembada pangan berkelanjutan. Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah yang dilakukan BULOG memberikan manfaat bagi masyarakat, mendukung ketahanan pangan nasional, dan pada akhirnya ikut mewujudkan masyarakat yang sejahtera menuju Indonesia Emas," tuturnya.

Sebagai perusahaan umum milik negara yang mendapat penugasan pemerintah di bidang pangan, BULOG terus memperkuat ketersediaan dan stabilitas pangan nasional melalui penguatan sumber daya manusia, inovasi, profesionalisme, dan kepemimpinan. Pencapaian akademik Direktur Utama Perum BULOG itu diharapkan menjadi pemacu bagi insan BULOG untuk terus meningkatkan kapasitas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas perusahaan.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags