UNP Tegaskan Jalan Jongkok Mahasiswa Baru adalah Sanksi karena Terlambat, Bukan Perpeloncoan

- Kamis, 20 Agustus 2026 | 16:24 WIB
UNP Tegaskan Jalan Jongkok Mahasiswa Baru adalah Sanksi karena Terlambat, Bukan Perpeloncoan

Universitas Negeri Padang (UNP) angkat bicara soal video viral yang memperlihatkan sejumlah mahasiswa baru berjalan jongkok saat memasuki kampus. Pihak kampus menegaskan, tindakan itu bukanlah bentuk perpeloncoan, melainkan sanksi bagi mahasiswa yang terlambat mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).

Sekretaris UNP, Erianjoni, menjelaskan bahwa sanksi tersebut telah diatur dalam kesepakatan dan peraturan kampus. "Jadi mahasiswa baru ini terlambat. Jalan jongkok ini bukan perpeloncoan atau bentuk ospek, tapi sanksi," ujarnya kepada wartawan, Kamis (20/8).

Dalam aturan yang berlaku, mahasiswa baru yang terlambat biasanya dikenakan sanksi push-up untuk laki-laki dan squat jump untuk perempuan. Namun, karena jumlah pelanggar mencapai 40 orang, panitia memutuskan untuk meminta mereka berjalan jongkok sekaligus. "Karena menumpuk, yang terlambat banyak, ada 40 mahasiswa baru, makanya disuruh jalan jongkok saja. Sanksi yang diberikan sudah jelas di peraturan PKKMB UNP," imbuh Erianjoni.

Ia menambahkan, sanksi ini bertujuan menanamkan kedisiplinan dan menghargai mahasiswa yang datang tepat waktu. "Sanksi ini bentuk menghargai bagi yang tidak terlambat. Sebagai bentuk ketegasan dan mengajarkan mahasiswa baru ini disiplin," sambungnya.

Erianjoni juga membeberkan sejumlah faktor yang membuat mahasiswa baru terlambat. Banyak di antara mereka yang baru datang dari kampung halaman dan belum memiliki kendaraan. "Ada juga yang belum terbiasa, karena pola kehidupan Gen Z ini sering begadang, bangun pagi susah. Makanya sanksi ada itu agar mereka disiplin," tuturnya.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa jarak yang ditempuh para mahasiswa baru dengan berjalan jongkok hanya sekitar 35-50 meter. Tindakan tersebut, menurutnya, merupakan spontanitas dari mahasiswa senior yang mengawasi jalannya PKKMB. "Karena ramai, mahasiswa senior meminta jalan jongkok saja semuanya," ungkapnya.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags