USU Pastikan PKKMB Berlangsung Tanpa Perpeloncoan

- Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:12 WIB
USU Pastikan PKKMB Berlangsung Tanpa Perpeloncoan

Universitas Sumatera Utara (USU) menegaskan bahwa kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) yang digelar pada 12-14 Agustus 2026 berlangsung tanpa adanya perpeloncoan. Hal ini disampaikan Manajer Humas dan Promosi USU, Irsan Mulyadi, menanggapi ramainya kasus perpeloncoan di kampus lain.

Irsan menegaskan, tidak ada praktik seperti jalan jongkok atau bentuk perpeloncoan lainnya selama PKKMB berlangsung. "Enggak ada seperti itu (perpeloncoan). Dari tanggal 12 sampai 14 itu tidak ada," ujarnya saat dihubungi Kamis (20/8).

Menurut Irsan, kegiatan PKKMB di USU murni berisi pengenalan kampus, program studi, hingga organisasi kemahasiswaan. "Enggak ada (jalan jongkok). USU melaksanakan PKKMB kemarin sejak tanggal 12 sampai 14, tidak ada yang seperti itu. Nah, jadi kegiatannya itu murni pengenalan kampus, pengenalan prodi, organisasi, pengenalan senior-senior. Tidak ada yang dilakukan seperti itu," jelasnya.

Pada hari pertama, mahasiswa baru mendapatkan arahan dari rektor. Setelah itu, mereka dikembalikan ke fakultas masing-masing untuk menerima materi pengenalan, termasuk materi Pancasila. Hari kedua diisi dengan pengenalan program studi dan organisasi mahasiswa. Sementara itu, hari ketiga ditutup dengan kegiatan di lapangan.

Irsan juga menjelaskan bahwa atribut yang diberikan kepada mahasiswa baru hanyalah papan nama dari fakultas sebagai bentuk kreativitas. Di papan nama tersebut, mahasiswa menuliskan cita-cita mereka. "Itu kan identitas (papan nama) untuk mahasiswa per fakultas. Itu kan bentuk kreativitas. Jadi, misalnya di situ ada cita-citanya ingin jadi apa. Itu bentuk kreativitas, bukan bentuk perpeloncoan," tuturnya.

Perbedaan ini mencuat setelah viral di media sosial video mahasiswa baru Universitas Negeri Padang (UNP) yang disuruh jalan jongkok oleh seniornya saat hendak memasuki kampus. Dalam video tersebut, para mahasiswa terlihat mengenakan seragam hitam putih sambil berjalan jongkok dengan berbagai atribut, termasuk tulisan di kertas yang dikalungkan.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terpopuler