Disindir Popov Soal Servis Spin, Fikri Balas dengan Sindiran Tajam

- Kamis, 20 Agustus 2026 | 12:40 WIB
Disindir Popov Soal Servis Spin, Fikri Balas dengan Sindiran Tajam

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Muhammad Shohibul Fikri, angkat bicara setelah mendapat sindiran dari ganda putra Prancis, Toma Junior Popov dan Christo Popov, di BWF World Championships 2026. Fikri membalas sentilan tersebut melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.

Sebelumnya, dalam wawancara yang diunggah di kanal YouTube Badminton Europe, Popov bersaudara mengomentari kekalahan mereka di babak 64 besar turnamen. Mereka takluk dari wakil Jepang, Takumi Nomora dan Yuichi Shimogami, dengan skor 13-21 dan 17-21.

Saat itu, Toma Popov juga melontarkan kritik terhadap wasit yang dianggapnya melegalkan servis spin yang dilakukan pasangan Jepang. Namun, kritik tersebut kemudian diarahkan kepada Fikri, yang dinilai kerap menggunakan teknik serupa.

"Saya tidak tahu jika Anda melihat Fikri. Lihat servisnya Fikri, memakai gerakan lambat, dan Anda akan mengetahuinya," ujar Toma Popov dalam wawancara tersebut, Kamis (20/8/2026).

"Kemudian kamu menang di China Open dan Japan Open 2026," timpal sang adik, Christo Popov.

"Mungkin itu kuncinya. Bukan soal menjadi pemain bulu tangkis yang hebat, tetapi cukup mengetahui bagaimana melakukan spin serve," sambung Toma Popov lagi.

Pernyataan itu pun memicu reaksi dari berbagai pihak, termasuk Fikri. Melalui Instagram Story-nya, Fikri menuliskan balasan yang tidak kalah tajam.

"HAHA. Kita menyebut itu skill bro," tulis Fikri.

"Kenapa kamu tidak melatih servis kamu dan membuktikan diri menjadi juara," lanjutnya.

Tak hanya Fikri, kerabatnya yang dikenal dengan akun Instagram @giyanfajar juga ikut angkat bicara. Ia menilai Toma Popov tidak menghormati perbedaan pendapat.

"Kamu sebaiknya tidak menyalahkan atau merendahkan orang lain seperti itu. Sebagai bagian dari keluarga sekaligus teman Fikri, saya merasa tersinggung dengan kata-kata yang kamu gunakan untuknya," tulis akun tersebut.

"Kalau menurutmu dia tidak jago main bulu tangkis, lantas bagaimana mungkin saat ini dia menempati peringkat 2 dunia di nomor ganda putra? Fikri itu orang yang selalu sopan dan penuh hormat, dari dulu sampai sekarang," lanjutnya.

"Sekali lagi, Bro, tolong dijaga bicaranya. Kita boleh saja punya pendapat berbeda, tapi kita harus tetap saling menghargai," tutup pernyataan tersebut.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags