Tiga Pria Dikeroyok Massa di Parkiran Kandang Ayam Badung

- Rabu, 19 Agustus 2026 | 01:06 WIB
Tiga Pria Dikeroyok Massa di Parkiran Kandang Ayam Badung

Sebanyak tiga orang pria menjadi korban pengeroyokan oleh sekitar sepuluh orang tak dikenal di area parkir kandang ayam boiler, Banjar Batu Bayan, Desa Taman, Kabupaten Badung, pada Selasa (18/8) dini hari sekitar pukul 02.00 WITA. Ketiga korban masing-masing berinisial INP (45), INPA (28), dan PAS (29).

Peristiwa bermula ketika INP bersama seorang saksi mengendarai mobil pengangkut ayam. Di wilayah Tebajero, mereka dihentikan oleh sekelompok orang tak dikenal yang meminta ayam. Namun, INP menjawab tidak ada ayam, lalu mencoba melanjutkan perjalanan. Saat itulah ia mendengar suara seperti tendangan mengenai mobilnya.

"Korban mengatakan tidak ada ayam. Ketika korban hendak melanjutkan perjalanan, tiba-tiba korban mendengar suara seperti tendangan ke mobilnya," ujar Pejabat Sementara (PS) Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Ni Nyoman Ayu Inastuti, saat dikonfirmasi pada Selasa.

INP dan saksi sempat menanyakan siapa yang menendang, tetapi tidak ada jawaban. Mereka pun melanjutkan perjalanan menuju kandang ayam. Sekitar 15 menit setelah tiba, segerombolan orang datang dan menanyakan siapa yang tadi lewat. Ketika INP mengaku, ia langsung dikeroyok secara membabi buta.

"Sesampainya di kandang ayam, sekiranya 15 menit kemudian datang banyak orang dan menanyakan kepada korban siapa yang lewat. Ketika korban menjawab bahwa dia yang lewat, kemudian korban langsung dikeroyok secara membabi buta," terang Ayu.

Tidak hanya INP, dua rekannya yang berada di sekitar lokasi, INPA dan PAS, juga ikut menjadi sasaran pengeroyokan. Setelah itu, para pelaku meninggalkan lokasi.

Akibat kejadian ini, INP mengalami memar di rahang kiri, leher kiri bagian belakang, dan dada. INPA menderita sakit pada perut kanan bawah serta memar di leher kanan belakang. Sementara PAS mengalami memar dan luka di bagian atas mata kanan.

"Menurut korban INPA, pelaku berjumlah sekitar 10 orang yang tidak dikenal. Mereka memukul pada bagian perut kanan dan rahang belakang," jelas Ayu.

Polisi menduga pengeroyokan dipicu karena korban tidak memberikan ayam kepada para pelaku. Mereka yang tidak terima kemudian mencari korban hingga ke kandang ayam dan melakukan penganiayaan.

"Saat ini INP dan INPA mendapatkan penanganan medis di Puskesmas IV Abiansemal, sedangkan korban PAS dirujuk ke Rumah Sakit Bindu Husada untuk penanganan lebih lanjut," pungkasnya.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags