Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban meninggal akibat gempa bumi magnitudo 7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah menjadi 68 orang. Angka ini merupakan data terbaru yang dihimpun dari berbagai kabupaten terdampak.
"68 jiwa yang meninggal," kata Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, dalam konferensi pers pada Senin (17/8). Ia menambahkan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan di lapangan.
"Kami tetap memantau jumlah korban ini dan terus akan kami laporkan ketika nanti ada jumlah korban yang ditemukan," ujarnya.
Korban jiwa tersebar di Kabupaten Manggarai Timur hingga Kabupaten Ngada. Sementara itu, jumlah korban luka mencapai 213 orang. "Jumlah luka-luka saat ini ditemukan 213 jiwa," ungkap Berton.
Gempa berkekuatan magnitudo 7 terjadi pada Sabtu (15/8) dan mengguncang sejumlah wilayah di NTT. Guncangan tersebut tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga merusak bangunan dan memaksa ribuan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Artikel Terkait
BNPB Catat 198 Hotspot di Kalimantan Barat, Karhutla Meluas
Wakil Ketua DPR Berduka atas Wafatnya Relawan Gempa NTT
Camat di Manggarai Timur Meluapkan Kemarahan atas Penyaluran Bantuan Bencana
Relawan Bantuan Gempa NTT Meninggal Saat Misi Kemanusiaan