Pemprov DKI Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT, Posko di Halim Diaktifkan

- Senin, 17 Agustus 2026 | 02:20 WIB
Pemprov DKI Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT, Posko di Halim Diaktifkan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan kemanusiaan disiapkan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang tengah berjuang menghadapi dampak bencana.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Marulitua Sijabat, menyatakan dukungan penuh terhadap arahan Gubernur DKI Jakarta agar provinsi ini hadir dan memberikan bantuan nyata bagi korban gempa. Sebagai wujud kepedulian, Korpri Provinsi DKI Jakarta telah mengeluarkan surat imbauan kepada seluruh perangkat daerah dan BUMD untuk berpartisipasi dalam penggalangan donasi.

“Dukungan tersebut merupakan wujud solidaritas dan semangat gotong royong antardaerah. Kami ingin memastikan bahwa kepedulian dari Jakarta dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang saat ini sedang menghadapi dampak bencana,” ujar Marulitua, Minggu (16/8/2026).

Dalam penanganan kebencanaan, BPBD DKI Jakarta telah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan BPBD Provinsi NTT. Koordinasi ini bertujuan untuk menginventarisasi kebutuhan bantuan sekaligus memperoleh informasi terbaru mengenai situasi di lapangan. “Koordinasi juga dilakukan untuk menentukan metode pengiriman bantuan yang paling efektif, termasuk melalui jalur udara, sehingga bantuan dapat segera diberangkatkan dan diterima oleh masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.

Bantuan kemanusiaan yang disiapkan terdiri atas logistik pangan dan nonpangan. Untuk pangan, meliputi makanan siap saji, biskuit, dan air mineral. Sementara untuk nonpangan, disiapkan kasur lipat, bantal, selimut, family kit, kidsware, dan terpal. Jenis bantuan ini dipilih dengan mempertimbangkan kebutuhan dasar warga terdampak, seperti pangan, tempat beristirahat, perlindungan keluarga, serta kebutuhan kelompok rentan seperti anak-anak.

“Jumlah dan jenis bantuan juga akan menyesuaikan dengan update data dari Pemprov NTT,” ujar Marulitua.

BPBD DKI Jakarta juga terus berkoordinasi dengan BNPB untuk memastikan bantuan dapat disalurkan secara efektif dan terintegrasi dengan mekanisme penanganan bencana nasional. Sebagai langkah konkret, posko gabungan TNI AU, BNPB, dan BPBD DKI Jakarta di Bandara Halim Perdanakusuma mulai diaktifkan pada Minggu (16/8/2026). Skema ini ditempuh agar proses penyerahan dan pengiriman bantuan dari Pemprov DKI Jakarta dapat langsung terintegrasi dengan jalur distribusi nasional yang telah disiapkan BNPB menuju wilayah terdampak di NTT.

Marulitua menambahkan, BPBD DKI Jakarta akan terus berkoordinasi dengan BNPB, BPBD Provinsi NTT, serta pihak terkait untuk memastikan jenis, jumlah, lokasi tujuan, dan mekanisme distribusi bantuan sesuai dengan kebutuhan aktual di lapangan. “Pada prinsipnya BPBD DKI Jakarta cepat merespons, tepat memberikan bantuan, dan memastikan bantuan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Jakarta sendiri memiliki pengalaman dalam memberikan dukungan kemanusiaan ketika terjadi bencana di daerah lain. Semangat solidaritas ini akan terus dijaga. “Ketika saudara-saudara kita mengalami bencana, kepedulian dan solidaritas dari seluruh daerah sangat dibutuhkan,” tandasnya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags