Persiapan Upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

- Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:36 WIB
Persiapan Upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan persiapan upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (17/8/2026) telah mencapai 99 persen. Hal itu disampaikannya usai mengikuti gladi bersih di lokasi yang sama, Sabtu (15/8/2026).

“Ya insyaallah 99 persen ya, yang 1 persen kita semua serahkan kepada Yang di Atas. Tapi insyaallah bismillah,” ujar Prasetyo.

Gladi bersih yang digelar hari itu melibatkan seluruh unsur yang akan tampil dalam upacara Detik-Detik Proklamasi. Menurut Prasetyo, seluruh rangkaian persiapan telah dievaluasi untuk memastikan pelaksanaan upacara berjalan optimal.

“Dari hasil evaluasi dapat kami sampaikan bahwa insyaallah kami siap untuk nanti hari Senin memberikan yang terbaik kepada seluruh rakyat Indonesia,” katanya.

Sebagai Ketua Panitia Nasional sekaligus penanggung jawab kegiatan, Prasetyo menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat, mulai dari proses seleksi, latihan di daerah masing-masing, hingga latihan bersama. Ia menyebut peserta upacara, petugas Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), Gita Bahana Nusantara, paduan suara, dan TNI Korps Musik (Korsik) telah menjalani persiapan untuk tampil.

“Kami juga ingin menyampaikan terima kasih kepada mereka-mereka yang banyak terlibat meskipun sering tidak terlihat, mulai dari petugas keamanan, petugas kebersihan, termasuk petugas EO yang menyiapkan seluruh tempat,” ujarnya.

Prasetyo menegaskan seluruh persiapan dilakukan secara detail demi kelancaran upacara pada Senin, 17 Agustus 2026. Ia juga mengapresiasi penampilan seni dan budaya yang ditampilkan dalam gladi bersih.

“Pagelaran atau seni budaya yang ditampilkan oleh seluruh penampil dan terutama banyak juga adik-adik itu menggambarkan semangat nasionalisme sebagai anak-anak Indonesia yang mempertahankan budaya bangsa dan ingin memberikan yang terbaik,” katanya.

“Manakala diberikan kesempatan untuk bisa tampil dan masuk tim pencak silat, semuanya kami merasa sangat bangga dan terharu. Itulah tugas dan kewajiban kita untuk menjalankan seluruh amanah menyelenggarakan profesi kita masing-masing dengan sebaik-baiknya, untuk hari ini maupun untuk masa depan generasi yang akan datang,” pungkasnya.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags