Rudiansyah, remaja berusia 15 tahun asal Palangka Raya, Kalimantan Tengah, memilih menghabiskan waktu sepulang sekolah dengan bergabung bersama tim pemadam kebakaran. Saat musim kemarau tiba, ia tak hanya berdiam diri menyaksikan kobaran api yang merambat mendekati rumahnya, tetapi ikut berjuang memadamkannya.
Fenomena El Nino tahun ini membuat api semakin ganas. Rudiansyah pun turun ke lapangan dengan mengenakan kostum Superman, memegang selang air, dan menerobos tebalnya asap untuk menjinakkan titik-titik api. "Pulang sekolah, saya langsung pulang dan memantau situasi. Daripada diam di rumah sambil main ponsel, saya lebih memilih bergabung dengan tim pemadam kebakaran," ujar siswa kelas 1 SMA itu.
Sang ayah, Mulyadi, yang juga sukarelawan, mengawasi putranya dari kejauhan sambil turut berjuang memadamkan api. "Anak saya paham betul operasi ini, karena sepulang sekolah saat tidak ada kegiatan lain, dia selalu bergabung dengan kami untuk memadamkan api," kata Mulyadi.
Warga di Kalimantan Selatan kini tengah berjuang melawan kebakaran hutan yang menghanguskan tanaman pangan dan perkebunan seiring meluasnya kobaran api di kawasan tersebut.
Artikel Terkait
Anggota DPR Curiga Kebakaran Hutan Kalimantan Disengaja untuk Buka Lahan
DLH Tarakan Sebut Deposit Batubara Aktif Turut Picu Kebakaran Lahan
Kebakaran Hutan di Bromo Capai 1.121 Hektare, TNBTS Kembali Dibuka
Gunung Arjuno-Welirang Ditutup, Seluruh Pendaki Dievakuasi akibat Kebakaran Hutan