Gelombang aksi protes peternak meluas di sejumlah daerah di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Mereka menuntut pemerintah menstabilkan harga pakan yang melambung tinggi, sementara harga jual telur dan daging ayam justru merosot. Ribuan peternak di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menggelar unjuk rasa di kawasan Pendopo Kabupaten Pati. Dalam aksi tersebut, mereka melakukan aksi simbolis mandi telur, memakan ayam mentah, dan membagikan hasil ternak secara gratis kepada masyarakat sebagai bentuk kekecewaan atas tingginya biaya produksi dan anjloknya harga jual.
Para peternak mendesak pemerintah untuk segera menstabilkan harga pakan dan meningkatkan penyerapan hasil peternakan lokal. Menanggapi tuntutan tersebut, Pelaksana Tugas Bupati Pati, Risma Ardi Candra, menyatakan siap menyampaikan aspirasi para peternak ke pemerintah pusat.
Sementara itu, aksi serupa terjadi di Kabupaten Kendal. Pembagian ayam gratis oleh peternak di Alun-Alun Kendal berlangsung ricuh setelah ribuan warga berebut mendapatkan bantuan tersebut. Kondisi yang hampir sama juga terlihat di kawasan Malioboro, Yogyakarta. Ratusan peternak ayam petelur membagikan ribuan ayam gratis sambil mendesak DPRD dan pemerintah daerah untuk segera menurunkan harga pakan serta menyesuaikan harga jual telur di pasaran.
Menanggapi aksi tersebut, pihak DPRD Yogyakarta berjanji akan mengundang dinas terkait untuk mengkaji solusi bagi para peternak. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keputusan konkret dari pemerintah pusat terkait tuntutan para peternak.
Artikel Terkait
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Jepara, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
PSI Membidik Basis Massa PDIP, Sinyal Ambisi Runtuhkan Dinasti Megawati?
Bumi Aki Signature dan UFS Hadirkan Enam Menu Autentik Jawa Tengah
Jawa Tengah Catat Realisasi Kredit Perumahan Tertinggi, Tembus Rp4,96 Triliun