Pemprov Jateng Kirim Bantuan Tahap Pertama ke NTT, 16 Personel dan Puluhan Ribu Paket Logistik Diberangkatkan

- Senin, 17 Agustus 2026 | 12:50 WIB
Pemprov Jateng Kirim Bantuan Tahap Pertama ke NTT, 16 Personel dan Puluhan Ribu Paket Logistik Diberangkatkan

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberangkatkan bantuan tahap pertama untuk korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 16 personel gabungan serta puluhan ribu paket logistik pangan, sandang, dan papan dikirim melalui jalur darat dan laut, Senin (17/8/2026).

Gubernur Jawa Tengah, Luthfi, melepas langsung rombongan yang membawa bantuan tersebut. Ia menegaskan bahwa pengiriman ini merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat NTT yang tengah menghadapi musibah. Selain logistik, tim juga membawa dukungan kesehatan untuk membantu penanganan darurat di wilayah terdampak.

"Setiap hari kita update kegiatannya agar bantuan itu betul-betul tepat sasaran. Jadi, pastikan bantuan itu tepat sasaran," kata Luthfi dalam keterangannya, Senin (17/8/2026).

Luthfi meminta tim segera berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTT setibanya di lokasi. Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga solidaritas dan mengutamakan keselamatan selama menempuh perjalanan panjang. "Jaga marwah Jawa Tengah. Ini adalah kegiatan kemanusiaan. Berikan yang terbaik, bahwa Jawa Tengah sangat peduli terhadap masyarakat yang membutuhkan," tegasnya.

Ia menilai misi kemanusiaan tersebut merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan. Para relawan juga diminta membekali diri dengan doa selama menjalankan tugas.

Luthfi memastikan dukungan dari Jawa Tengah tidak berhenti pada pengiriman tahap pertama. Ia telah meminta Sekretaris Daerah dan Wakil Gubernur Jawa Tengah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk menyiapkan bantuan lanjutan. "Pak Sekda dan Pak Wagub koordinasi dengan bupati dan wali kota lainnya untuk kita merencanakan tahap kedua. Ini baru tahap satu karena kondisi di sana fluktuatif sekali," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Luthfi turut menyampaikan dukacita kepada masyarakat yang kehilangan anggota keluarga akibat bencana tersebut. "Saya mengucapkan belasungkawa dan dukacita atas meninggalnya saudara-saudara kita di wilayah NTT," katanya.

Personel dan Logistik

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, melaporkan bahwa 16 personel yang diberangkatkan berasal dari BPBD Provinsi Jawa Tengah, BPBD Kabupaten Temanggung, BPBD Kabupaten Banjarnegara, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, serta PMI Jawa Tengah. Mereka dibagi dalam tiga fungsi: Urban Search and Rescue (SAR), logistik, dan kesehatan. Tugas mereka adalah membantu penanganan darurat serta pendistribusian bantuan kepada masyarakat terdampak.

Bantuan pangan yang dikirimkan meliputi empat ton beras, makanan siap saji, biskuit, paket sembako, dan obat-obatan, dengan total 3.795 paket. Selain itu, terdapat 1.115 paket kebutuhan sandang dan keluarga, di antaranya matras, selimut, kasur lipat, sarung, handuk, daster, family kit, popok bayi dan dewasa, serta perlengkapan keluarga lainnya.

Pemprov Jateng juga mengirimkan 6.587 paket kebutuhan papan dan perlengkapan pendukung, seperti terpal, tenda gulung, tenda keluarga, dapur lapangan, lampu darurat, sabun cuci, sabun mandi, sampo, serta perlengkapan mandi. Bergas mengatakan seluruh bantuan tersebut dihimpun dari organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemprov Jateng, BPBD Kabupaten Temanggung, BPBD Kabupaten Banjarnegara, Baznas Jawa Tengah, PMI Jawa Tengah, Pramuka Kwarda Jawa Tengah, Yayasan Telogorejo, Phapros, serta sejumlah badan usaha milik daerah Jawa Tengah.

Untuk mendukung misi kemanusiaan tersebut, sebanyak 10 kendaraan turut diberangkatkan, terdiri atas enam truk, dua mobil double cabin, dan dua sepeda motor. Rombongan akan menempuh perjalanan melalui jalur darat dan laut dari Semarang menuju Tanjung Perak, Lembar, Kayangan, Poto Tano, Sape, Labuan Bajo, Nagekeo, hingga Ende. Posko lapangan di Kabupaten Ende menjadi tujuan utama tim. Para relawan juga akan membantu pendistribusian logistik ke Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, dan Sikka.

Salah seorang relawan Tagana Dinas Sosial, Agus Budianto, mengatakan tim dari Jawa Tengah siap membantu masyarakat terdampak. Ia juga mengajak masyarakat Indonesia ikut menunjukkan kepedulian kepada warga NTT. "Kepada saudara-saudara di Nusa Tenggara Timur, kalian tidak sendirian. Kami, kontingen dari Jawa Tengah, siap membantu dan mengulurkan tangan untuk menyembuhkan luka-luka saudara kita di sana," pungkasnya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags